Kehadirannya terlihat ramai dikunjungi pada Minggu malam (1/2/2026) di sebuah kafe yang berlokasi di depan Kantor Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, Koto Nan Ompek.
Pantauan di lokasi menunjukkan pengunjung datang silih berganti untuk mencicipi sajian teh talua dengan porsi besar yang tengah ramai diperbincangkan.
Aroma teh pekat berpadu telur ayam kampung yang dikocok kental langsung tercium saat minuman disajikan ke meja pengunjung.
Teh Talua Malimpah Abang Ucok disajikan dalam gelas berukuran besar dengan busa telur tebal yang hampir memenuhi permukaan.
Tampilan tersebut menjadi ciri khas sekaligus pembeda dari teh talua yang umum dijumpai di lapau tradisional.
Sajian Jumbo Teh Talua Khas Bukittinggi
Dalam satu gelas besar, teh dan telur ayam kampung dikocok hingga menghasilkan tekstur lembut dan padat.
Porsi yang melimpah membuat minuman ini kerap disebut sebagai teh talua versi jumbo oleh pengunjung.
Nama “malimpah” merujuk pada busa telur tebal yang membuat satu gelas dapat dinikmati dalam waktu lama.
Sebagian pengunjung bahkan memilih membaginya bersama teman karena porsinya yang besar.
Teh Talua Malimpah Abang Ucok berasal dari Bukittinggi dan telah dikenal sebagai minuman tradisional dengan sajian melimpah.
Pembukaan cabang di Payakumbuh disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Lokasinya yang berada di depan Kantor Dishub Kota Payakumbuh dinilai strategis dan mudah dijangkau.
Konsistensi Resep dan Antusias Pengunjung
Pemilik Cafe Wardotel sekaligus pemegang hak franchise resmi, Armen, menyebut keaslian rasa menjadi perhatian utama.
Ia memastikan seluruh bahan dan teknik pengolahan mengikuti resep asli dari Bukittinggi.
“Kami ingin pengunjung merasakan teh talua dengan rasa yang sama seperti di Bukittinggi,” ujar Armen.
Menurutnya, pemilihan telur ayam kampung, kualitas teh, dan proses pengocokan dijaga agar cita rasa tetap konsisten.
Pengunjung yang datang didominasi anak muda, namun pengunjung dewasa juga terlihat antusias.
Roni (28) mengaku terkesan dengan porsi dan tekstur minuman yang disajikan.
“Busanya tebal, tehnya terasa, dan tidak amis. Satu gelas bisa diminum cukup lama,” katanya.
Sementara itu, Epin (24) menilai porsi besar menjadi daya tarik utama.
“Porsinya sangat banyak dan mengenyangkan, cocok diminum malam hari,” ujarnya.
Armen berharap kehadiran Teh Talua Malimpah Abang Ucok dapat menjadi destinasi kuliner baru di Payakumbuh dan sekitarnya.(CR7)
Editor : Hendra Efison