Berdasarkan pantauan Padang Ekspres pada Jumat (6/2/2026), area sepanjang normalisasi sungai tersebut mulai ramai sejak sore hari, terutama setelah aktivitas sekolah dan kerja usai.
Warga memanfaatkan kawasan ini untuk berkumpul bersama keluarga, sementara anak-anak menikmati wahana permainan sederhana yang tersedia di lokasi.
Ruang Publik Baru di Tepi Batang Agam
Sejumlah wahana permainan anak, seperti istana balon, menjadi daya tarik utama bagi keluarga yang datang bersama anak-anak.
Di sekitar lokasi, terlihat deretan kantin sederhana yang dimanfaatkan warga setempat untuk berjualan jajanan dan minuman ringan.
Anak-anak tampak bermain dengan pengawasan orang tua yang duduk di sekitar area, menciptakan suasana interaksi sosial yang aktif.
Anih (48), warga setempat, mengatakan kawasan Normalisasi Batang Agam kini menjadi tujuan rutin keluarganya pada sore hari.
“Sekarang kalau sore kami sering ke sini. Anak-anak senang bisa main istana balon, biayanya juga murah,” ujar Anih.
Ia menilai keberadaan hiburan rakyat tersebut menjadi alternatif positif bagi anak-anak untuk beraktivitas di luar rumah.
Aktivitas Ekonomi Warga Mulai Tumbuh
Selain sebagai ruang bermain, kawasan ini mulai menggerakkan ekonomi warga sekitar melalui aktivitas jual beli sederhana.
Marianis (45), salah seorang pedagang, memanfaatkan area kantin untuk menjual gorengan dan minuman dingin setiap sore.
“Sejak ada permainan anak-anak, jualan saya jadi lebih laku. Kebanyakan yang beli orang tua yang menunggu anaknya bermain,” kata Marianis.
Ia menyebutkan, meski fasilitas masih sederhana, keberadaan kantin membantu warga kecil menambah penghasilan harian.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas rekreasi, sosial, dan ekonomi berjalan berdampingan tanpa menghilangkan fungsi utama sungai yang telah dinormalisasi.
Warga berharap kawasan Normalisasi Batang Agam dapat dikelola secara berkelanjutan agar tetap nyaman dan aman dikunjungi.
Penataan fasilitas, kebersihan lingkungan, serta keamanan kawasan dinilai penting untuk menjaga fungsi ruang publik tersebut.
Dengan hadirnya hiburan anak berbiaya terjangkau dan aktivitas ekonomi warga, kawasan ini mulai berperan sebagai ruang publik multifungsi di tengah kota.(cr8)
Editor : Hendra Efison