Peninjauan dilakukan untuk memastikan pemanfaatan fasilitas publik berjalan tertib sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
“Pemanfaatan fasilitas publik seperti ini sangat positif. Selain mendukung perekonomian warga, juga menciptakan pusat aktivitas masyarakat yang tertib dan terorganisir,” kata Elzadaswarman saat berada di lokasi.
Ia mengapresiasi langkah Lurah Tiakar yang memanfaatkan halaman kantor lurah sebagai pusat perekonomian kreatif masyarakat sehingga memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan membuka peluang usaha baru.
Menurutnya, pasar pabukoan bukan sekadar tempat berbelanja kebutuhan berbuka puasa, melainkan juga wadah menghidupkan suasana Ramadhan di lingkungan masyarakat.
“Pasar seperti ini bukan sekadar jualan makanan. Ini juga ruang ekonomi kreatif warga. Kita ingin suasananya semarak, tertib, dan nyaman,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Elzadaswarman didampingi Lurah Tiakar, Ketua LPM, Ketua KAN, niniak mamak, serta bundo kanduang setempat.
Ia menyebut dukungan tokoh masyarakat menjadi faktor penting agar pasar berjalan tertib dan berkelanjutan hingga akhir Ramadhan.
“Kita bersyukur, masyarakat kompak. Kalau semua unsur mendukung, pasar ini bisa berjalan rapi dan memberi manfaat besar,” katanya.
Pasar Pabukoan Tiakar direncanakan beroperasi sejak awal hingga akhir Ramadhan dengan sejumlah pedagang yang menjajakan makanan khas dan minuman berbuka untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar.
Wakil Wali Kota mengingatkan pedagang agar menjaga standar kebersihan dan kesehatan dalam penyajian makanan selama kegiatan berlangsung.
Pria yang akrab disapa Om Zet itu menegaskan kualitas dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama agar masyarakat memperoleh makanan yang sehat, higienis, dan aman selama Ramadhan.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan makanan yang sehat, higienis, dan aman. Jangan sampai ada yang dirugikan karena makanan yang tidak layak,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar karena kenyamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab pedagang, tetapi seluruh pihak yang terlibat.
Elzadaswarman berharap keberadaan Pasar Pabukoan Tiakar mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM sekaligus memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat selama Ramadhan di Payakumbuh.(*)
Editor : Hendra Efison