Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Masjid Musafir di Jalur Bypass Payakumbuh Jadi Tempat Singgah Jemaah dan Pengguna Jalan

Irfan R Rusli • Jumat, 6 Maret 2026 | 17:50 WIB

 

Masjid Musafir di jalur bypass Payakumbuh ramai disinggahi jemaah dan pengendara selama Ramadan karena lokasi strategis dan suasana ibadah yang tenang.
Masjid Musafir di jalur bypass Payakumbuh ramai disinggahi jemaah dan pengendara selama Ramadan karena lokasi strategis dan suasana ibadah yang tenang.
PADEK.JAWAPOS.COM– Masjid Musafir di Bulakan Balai Kandi, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, ramai disinggahi jemaah dan pengendara selama Ramadan 2026, terutama menjelang waktu salat, karena lokasinya berada di jalur bypass Jalan Diponegoro yang strategis.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid tersebut juga kerap dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat sejenak saat melintas di jalur utama kota.

Pantauan di lokasi pada Jumat sore (6/3/2026), sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat terparkir di halaman masjid. Para jemaah bergantian memasuki masjid untuk menunaikan salat Ashar.

Lokasi masjid yang berada di tepi jalan utama membuatnya mudah diakses pengendara dari berbagai arah. Tidak hanya warga sekitar Balai Kandi, sejumlah pelintas dari luar kawasan juga terlihat singgah untuk beribadah.

Seorang pengunjung, Dias (45), mengatakan dirinya berhenti di Masjid Musafir karena sedang melintas dan waktu salat Ashar telah tiba.

“Saya tadi kebetulan lewat dari arah Koto Nan Ampek. Karena sudah masuk waktu Ashar, saya berhenti di sini untuk salat. Masjidnya sangat nyaman, suasananya juga tenang,” kata Dias.

Ia menilai suasana masjid yang terbuka serta pemandangan alam di sekitarnya membuat ibadah terasa lebih khusyuk.

“Yang menarik itu bagian kaca di samping masjid. Dari dalam kita bisa langsung melihat sawah dan bukit. Rasanya seperti lebih tenang saja saat beribadah,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Dapit (49), aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, yang mengaku kerap singgah di masjid tersebut saat melintas di jalur bypass.

“Saya kebetulan lewat dari arah kantor menuju rumah. Karena sudah masuk waktu salat, saya singgah di sini. Masjid ini memang sangat strategis bagi orang yang sedang di perjalanan,” katanya usai menunaikan salat Ashar.

Menurutnya, desain bangunan masjid yang minimalis juga menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaah.

“Arsitekturnya sederhana tapi enak dipandang. Tidak terlalu ramai ornamen, tapi justru terasa bersih dan nyaman. Apalagi pemandangan sawah di samping itu membuat suasananya lebih adem,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, sebagian warga dan pengendara juga terlihat duduk di halaman masjid untuk beristirahat sambil menunggu waktu Magrib.

Keberadaan Masjid Musafir yang berada di jalur bypass Kota Payakumbuh membuatnya tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi titik singgah bagi masyarakat yang tengah melakukan perjalanan, khususnya selama Ramadan.(*)

 

Editor : Hendra Efison
#Tambang Banjaroyo Martaji #Masjid Musafir Payakumbuh #Masjid di jalur bypass Payakumbuh