Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, meninjau langsung kesiapan lokasi bersama jajaran dengan memastikan kebersihan, fasilitas, serta kesiapan teknis pelaksanaan salat Idul Fitri.
“Kita ingin memastikan nanti masyarakat serta perantau nyaman saat salat Ied di kantor wali kota,” ujar Zulmaeta saat peninjauan.
Persiapan Lapangan dan Kebersihan
Dalam peninjauan tersebut, petugas kebersihan terlihat mulai menata taman dan merapikan lingkungan di sekitar halaman Balai Kota.
Selain itu, personel pemadam kebakaran turut melakukan pembersihan area utama menggunakan water cannon untuk memastikan lokasi steril dan layak digunakan oleh jamaah.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan teknis guna mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah Salat Idul Fitri.
Fasilitas Penunjang Disiapkan
Pemerintah Kota Payakumbuh juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung. Petugas kesehatan lengkap dengan dokter akan disiagakan di lokasi.
Selain itu, ketersediaan air bersih untuk berwudu serta toilet portabel turut dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan jamaah selama pelaksanaan ibadah.
Zulmaeta mengajak masyarakat Payakumbuh dan daerah sekitar untuk melaksanakan Salat Idul Fitri bersama di halaman Kantor Balai Kota.
“Kami mengimbau masyarakat Payakumbuh dan sekitarnya, mari bersama-sama kita salat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Balai Kota,” katanya.
Imam dan Khatib dari Luar Daerah
Pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini akan menghadirkan imam dan khatib dari luar daerah.
Imam akan dipimpin oleh Syaikh Sa’ad Bin Yaslam Khanbary, Lc., M.A dari Pekanbaru. Sementara itu, khatib akan disampaikan oleh Dr. H. Zulfikar dari Jakarta yang juga merupakan tenaga ahli DPR RI serta dosen Universitas Mercubuana.
Menurut Zulmaeta, kehadiran tokoh-tokoh tersebut diharapkan dapat meningkatkan kekhusyukan serta kualitas ibadah masyarakat.
Syaikh Sa’ad Bin Yaslam Khanbary diketahui merupakan pakar Al-Qur’an dan qiraat asal Yaman yang memiliki sanad keilmuan bersambung hingga Rasulullah SAW serta diakui secara internasional.
Ia juga memiliki ijazah 10 qiraat (al-qiraat al-‘Asyr) dan aktif mengajar tahfidz serta tajwid di berbagai lembaga.(*)
Editor : Hendra Efison