Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ciptakan Budaya Kerja Bersih lewat Gerakan Indonesia ASRI

Syamsu Ridwan • Senin, 20 April 2026 | 10:36 WIB
Pegawai Diskominfo Payakumbuh melakukan kerja bakti di lingkungan kantor sebagai bentuk implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Jumat (17/4). (DOK MC PAYAKUMBUH)
Pegawai Diskominfo Payakumbuh melakukan kerja bakti di lingkungan kantor sebagai bentuk implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Jumat (17/4). (DOK MC PAYAKUMBUH)

PADEK.JAWAPOS.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh mempertegas komitmennya dalam menciptakan budaya kerja profesional yang berbasis lingkungan.

Langkah ini dibuktikan dengan aksi kerja bakti massal di lingkungan kantor sebagai bentuk implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Jumat (17/4).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut konkret dari Surat Edaran Wali Kota Payakumbuh Nomor: 600.4.15/09/SE/DLH-2026. Melalui gerakan ini, seluruh jajaran Diskominfo turun tangan menata estetika dan kebersihan ruang kerja guna menjamin kenyamanan pelayanan publik.

Kepala Dinas Kominfo Payakumbuh Kurniawan Saputra menegaskan kualitas pelayanan masyarakat sangat bergantung pada kondisi lingkungan kerja. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata secara otomatis akan mendongkrak efektivitas serta kinerja para pegawai.

“Sesuai arahan Wali Kota Payakumbuh, kami memastikan lingkungan kantor tetap bersih. Jika lingkungan nyaman, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin optimal,” ujar Kurniawan didampingi Sekretaris Diskominfo Armein Busra.

Kurniawan menjabarkan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan mencakup empat aspek strategis, mulai dari menitikberatkan pada mitigasi bencana dan pengendalian limbah, penguatan sanitasi dan perilaku hidup bersih. Pengelolaan sampah berbasis sumber secara rutin dan penataan taman dan estetika ruang publik.

Lebih lanjut, ia berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan tumbuh menjadi identitas dan kebiasaan sehari-hari di lingkungan Diskominfo. Berbagai upaya pendukung seperti edukasi pengurangan plastik sekali pakai dan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) juga terus digencarkan.

“Kesadaran kolektif adalah kunci. Dengan menjaga kebersihan secara bersama-sama, kita sedang membangun fondasi pelayanan publik yang lebih berkualitas dan berkelanjutan ke depannya,” pungkasnya. (rid)

Editor : Adriyanto Syafril
#diskominfo #asri