PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar Lomba Bertutur diikuti 48 siswa SD/MI di Aula Perpustakaan Daerah, 5–6 Mei 2026, untuk memperkuat literasi generasi muda.
Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kota Payakumbuh Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat budaya literasi sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah itu diikuti 48 siswa dari SD/MI negeri dan swasta, mengusung tema “Panggung Para Bintang Bercerita” dengan materi cerita kepahlawanan dan legenda rakyat Sumatera Barat.
Bunda Literasi Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan lomba ini menjadi sarana mendorong anak-anak mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan.
Baca Juga: Pelatihan Sepablock 20 Tukang di Padang, Dukung Huntap Balai Gadang
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong anak-anak semakin mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga membentuk pola pikir kritis dan karakter generasi muda.
Wakil Bunda Literasi Payakumbuh, Ny. Yeni Elzadaswarman, menambahkan bahwa cerita rakyat yang dibawakan peserta memiliki nilai moral dan pendidikan karakter yang kuat.
“Cerita rakyat tidak sekadar hiburan, tetapi sarat nilai yang membentuk karakter anak,” katanya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyebut lomba ini dirancang sebagai strategi membangun masyarakat literat sekaligus menggali potensi anak dalam seni bertutur.
Baca Juga: Longsor Timbun 3 Rumah di Agam, 1 Warga Tewas, Akses Matur–Bukittinggi Sempat Putus
“Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi yang gemar membaca sekaligus mampu menyampaikan gagasan dengan baik,” ujarnya.
Panitia menghadirkan tiga akademisi dari ISI Padangpanjang sebagai dewan juri untuk menilai kemampuan peserta, mulai dari penguasaan materi, ekspresi, hingga teknik bercerita.
Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan total hadiah jutaan rupiah, di antaranya juara I Rp5 juta, juara II Rp4 juta, dan juara III Rp3 juta, serta hadiah bagi juara harapan.
Melalui lomba ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap minat baca anak meningkat, literasi berbasis budaya lokal semakin kuat, serta lahir generasi muda yang kreatif, komunikatif, dan berkarakter.(*)
Editor : Hendra Efison