Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Manajemen Talenta ASN Pemko Payakumbuh Masuk Tahap Akhir, Tunggu Evaluasi BKN

Syamsu Ridwan • Kamis, 4 Juni 2026 | 07:05 WIB
Pemko Payakumbuh menjalani ekspose Penerapan Manajemen Talenta ASN di kantor BKN Pusat, Jakarta, Selasa (2/6). (DOK PEMKO PAYAKUMBUH)
Pemko Payakumbuh menjalani ekspose Penerapan Manajemen Talenta ASN di kantor BKN Pusat, Jakarta, Selasa (2/6). (DOK PEMKO PAYAKUMBUH)

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota Payakumbuh semakin dekat mewujudkan birokrasi yang profesional, kompetitif, dan berorientasi pada pelayanan publik setelah menjalani ekspose Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Selasa (2/6).

Ekspose tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. Program ini merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Zulmaeta untuk memperkuat reformasi birokrasi melalui sistem pengelolaan sumber daya manusia yang berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja.

Mewakili Wali Kota, Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan bahwa manajemen talenta menjadi instrumen strategis dalam menciptakan sistem pengembangan karier ASN yang objektif, transparan, dan berbasis merit.

“Pemko Payakumbuh mendukung penuh transformasi pengelolaan ASN melalui manajemen talenta. Sistem ini membantu pemerintah memetakan potensi pegawai, mengembangkan kompetensi, serta menyiapkan talenta terbaik untuk mengisi jabatan strategis secara objektif dan transparan,” ujarnya.

Menurut Elzadaswarman, pengelolaan ASN berbasis merit menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan publik. Dengan sistem yang lebih terukur, pemerintah dapat memastikan setiap jabatan diisi oleh ASN yang memiliki kapasitas dan kompetensi terbaik.

“Pada akhirnya, yang akan merasakan manfaatnya adalah masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, profesional, efektif, dan responsif,” katanya.

Pembangunan sistem manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh telah dimulai sejak Oktober 2025. Di bawah arahan Wali Kota Zulmaeta, berbagai tahapan telah dilaksanakan secara bertahap, mulai dari sosialisasi, penyusunan komitmen kepala daerah, pembentukan tim manajemen talenta, penyusunan regulasi, pemenuhan data dukung, hingga pendampingan intensif bersama BKN.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 yang mendorong seluruh instansi pemerintah menerapkan sistem pengelolaan talenta ASN secara terintegrasi.

Dalam ekspose tersebut, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, memaparkan kesiapan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan manajemen talenta sebagai fondasi penguatan sistem merit.

“Manajemen talenta merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap ASN mendapatkan kesempatan pengembangan karier sesuai kompetensi dan kinerjanya. Dengan demikian, organisasi dapat menempatkan pegawai terbaik pada posisi yang tepat,” ujar Rida.

 

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung, termasuk penguatan integrasi data kepegawaian guna mendukung pemetaan talenta ASN secara lebih akurat.

Sebagai bagian dari kesiapan digitalisasi, Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh, Dafrul Pasi, memperagakan penggunaan aplikasi manajemen talenta di hadapan tim penilai BKN.

Melalui simulasi tersebut, ditunjukkan kemampuan sistem dalam memetakan kompetensi, kinerja, dan potensi ASN sebagai dasar pengembangan karier maupun pengisian jabatan strategis.

“Digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam penerapan manajemen talenta. Melalui sistem yang terintegrasi, proses pengelolaan ASN dapat dilakukan lebih efektif, terukur, dan akuntabel,” kata Dafrul.

Ekspose itu turut dihadiri Wakil Kepala BKN Suharmen, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat, Direktur Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASN Wahyu Firdaus, Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi di lingkungan BKN.

Pada kesempatan tersebut, Suharmen memberikan apresiasi terhadap keseriusan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun sistem manajemen talenta sebagai bagian dari penguatan sistem merit ASN.

Menurutnya, keberhasilan penerapan manajemen talenta ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni pembangunan sistem yang kuat, implementasi yang konsisten, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

“Keberhasilan manajemen talenta ditentukan oleh pembangunan sistem yang kuat, implementasi yang konsisten, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Kami mendorong Pemko Payakumbuh terus memperkuat program penghargaan dan peningkatan kompetensi ASN,” katanya.

Menurutnya, pemahaman ASN terhadap manajemen talenta menjadi faktor penting agar sistem tersebut tidak hanya dipandang sebagai instrumen administrasi, tetapi juga sebagai mekanisme yang mampu mendorong pengembangan karier secara adil, objektif, dan berbasis kinerja.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan ekspose oleh Elzadaswarman dan Suharmen. Selanjutnya, Pemerintah Kota Payakumbuh akan menunggu hasil evaluasi serta keputusan BKN terkait penerapan manajemen talenta ASN secara penuh. (rid)

Editor : Adriyanto Syafril
#Manajemen Talenta ASN #reformasi birokrasi #ASN Payakumbuh #Pemko Payakumbuh #bkn