Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang Rusak Dua Rumah di Payakumbuh

Syamsu Ridwan • Senin, 15 Juni 2026 | 09:39 WIB
Cuaca ekstrem yang disertai hujan lebat, angin kencang, dan petir menyebabkan sebuah pohon tumbang hingga menimpa dua rumah warga di Jalan Merak, Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Minggu (14/6) sekitar pukul 17.00 WIB. (DOKUMENTASI PRIBADI)
Cuaca ekstrem yang disertai hujan lebat, angin kencang, dan petir menyebabkan sebuah pohon tumbang hingga menimpa dua rumah warga di Jalan Merak, Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Minggu (14/6) sekitar pukul 17.00 WIB. (DOKUMENTASI PRIBADI)

PADEK.JAWAPOS.COM–Cuaca ekstrem yang disertai hujan lebat, angin kencang, dan petir menyebabkan sebuah pohon tumbang hingga menimpa dua rumah warga di Jalan Merak, Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Minggu (14/6) sekitar pukul 17.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan beberapa ruangan yang tertimpa pohon.

Salah seorang pemilik rumah, Gusnita, mengatakan kejadian berlangsung saat wilayah tersebut diguyur hujan deras yang disertai angin kencang dan petir.

Baca Juga: AS Yakin Diteken Hari Ini, Iran Masih Mengkaji, Kesepakatan Damai, Trump Sebut Selat Hormuz bakal Langsung Dibuka

"Sebelum kejadian cuaca gelap, badai, hujan lebat, angin kencang, dan petir. Saat itu saya baru selesai memasak dan hendak memindahkan sambal yang sudah matang. Tiba-tiba terdengar suara benturan yang sangat keras. Ketika saya melihat ke belakang rumah, ternyata pohon sudah roboh menimpa bagian dapur," ujarnya, Senin (15/6).

Pemilik rumah lainnya, Nura Netra, mengaku tidak berada di rumah saat insiden terjadi karena sedang berjualan di Pasar Ibuh. Ia mengetahui rumahnya tertimpa pohon setelah mendapat telepon dari sang suami.

"Saya sedang berjualan di Pasar Ibuh. Suami menelepon memberi tahu rumah tertimpa pohon. Padahal di pasar saat itu tidak terasa ada angin kencang. Setelah mendapat kabar sekitar pukul 17.15 WIB, saya langsung pulang," katanya.

Baca Juga: Setelah BBM, Giliran Harga Minyakita bakal Naik

Nura menyebutkan, dampak paling parah terjadi pada dua kamar yang biasa ditempati oleh anak-anaknya.

"Yang terdampak ada dua kamar anak-anak," tambahnya.

Usai menerima laporan kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Petugas memasang terpal pada bagian atap rumah yang rusak guna mencegah air hujan masuk ke dalam bangunan sambil menunggu proses perbaikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Warga juga diimbau untuk memangkas pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang dan membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Baca Juga: Sepablock Padangpanjang: 10 Huntap Terpadu Dibangun, Target Rampung 2 Bulan

BPBD Kota Payakumbuh mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian darurat akibat cuaca ekstrem kepada pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (rid)

Editor : Adetio Purtama
#rumah rusak #pohon tumbang #payakumbuh