Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Vakum Bertahun-tahun Akibat Pandemi, TPQ Mudarma Payakumbuh Kembali Gelar Khatam Al-Quran

Hendra Efison • Senin, 15 Juni 2026 | 20:58 WIB
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman melepas pawai peserta Khatam Al-Qur
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman melepas pawai peserta Khatam Al-Qur'an dan Wisuda Iqra TPQ Mudarma Surau Palito Jannah, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Senin (15/6/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Khatam Al-Qur'an TPQ Mudarma Payakumbuh kembali digelar setelah sempat vakum selama beberapa tahun akibat pandemi COVID-19. Sebanyak 68 santri mengikuti kegiatan yang berlangsung di Surau Palito Jannah, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman dan menjadi momentum kebangkitan kembali pendidikan Al-Qur'an berbasis surau di tengah masyarakat. Dari total peserta, 46 santri mengikuti khatam Al-Qur'an, 14 santri menjalani wisuda Iqra IV, serta delapan anak mengikuti lomba hafalan Surah Al-Fatihah.

Pemerintah Kota Payakumbuh menilai pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, penguatan pembinaan TPQ terus menjadi bagian dari program pembangunan sumber daya manusia yang dijalankan di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kualitas moral, akhlak, dan karakter generasi muda menjadi faktor penting yang menentukan masa depan daerah.

“Karena itu, keberadaan TPQ memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan siap menghadapi perubahan zaman,” katanya.

Kegiatan tahun ini mengusung tema “Membangun Generasi Emas yang Cinta Masjid dan Gemar Membaca Al-Qur'an”. Tema tersebut selaras dengan upaya memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.

Khatam Al-Qur'an TPQ Mudarma Payakumbuh Jadi Momentum Kebangkitan

Elzadaswarman menegaskan bahwa prosesi khatam Al-Qur'an bukanlah akhir dari perjalanan belajar para santri. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi titik awal untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar terus membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci menjadi pedoman penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Anak-anakku yang hari ini khatam Al-Qur'an dan wisuda Iqra jangan berhenti belajar setelah prosesi ini. Al-Qur'an harus terus dibaca, dipahami, diamalkan, dan menjadi penuntun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya saat melepas peserta pawai khatam.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan era digital menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda. Pengaruh gawai dan lingkungan sosial yang semakin kompleks membutuhkan fondasi agama yang kuat agar anak-anak tidak mudah terpengaruh hal negatif.

Menurutnya, membiasakan anak dekat dengan masjid dan Al-Qur'an merupakan investasi terbaik yang dapat diberikan orang tua untuk masa depan putra-putrinya.

TPQ Mudarma Bangkit Setelah Pandemi COVID-19

Sementara itu, Pengelola TPQ Mudarma, Refdinel, mengaku bersyukur karena kegiatan khatam Al-Qur'an akhirnya dapat kembali digelar setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Ia menyebut momentum tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seluruh pengurus dan masyarakat sekitar.

Refdinel menjelaskan TPQ Mudarma berdiri sejak 2014 dan pertama kali mengadakan khatam Al-Qur'an pada 2016. Namun, pandemi membuat berbagai kegiatan pendidikan keagamaan harus dibatasi sehingga tradisi tahunan tersebut tidak dapat dilaksanakan selama beberapa tahun.

“Alhamdulillah, setelah melalui masa yang cukup panjang, tahun ini kami kembali dapat melaksanakan khatam Al-Qur'an dan wisuda Iqra. Ini menjadi kebahagiaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus membina anak-anak dalam belajar Al-Qur'an,” katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah, ninik mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat terus mengalir untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran di Surau Palito Jannah.

Menurut Refdinel, kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci keberlanjutan pendidikan Al-Qur'an di lingkungan sekitar. Dengan dukungan yang kuat, TPQ dapat menjangkau lebih banyak anak dan melahirkan generasi Qurani yang beriman, berakhlak mulia, cinta masjid, serta memiliki ketahanan moral dalam menghadapi perubahan zaman.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol bangkitnya kembali aktivitas pendidikan Al-Qur'an pascapandemi di Kota Payakumbuh. Pemerintah daerah berharap keberadaan TPQ terus berkembang sebagai pusat pembinaan karakter dan akhlak generasi muda di masa mendatang.

Editor : Hendra Efison
#Khatam Al-Qur'an TPQ Mudarma Payakumbuh #Wisuda Iqra Payakumbuh #TPQ Mudarma #Surau Palito Jannah #Elzadaswarman