PADEK.JAWAPOS.COM —Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan Rp12 juta kepada enam keluarga terdampak kebakaran di Kelurahan Padang Tiaka, Kecamatan Payakumbuh Timur, Senin (17/8/2026).
Bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh itu diberikan sebesar Rp500 ribu per jiwa kepada 24 warga terdampak.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan lokasi kebakaran belum dapat dibersihkan karena aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian.
“Untuk sementara lokasi kebakaran belum dapat kita bersihkan karena aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian,” kata Zulmaeta.
Setelah penyelidikan selesai, pemerintah bersama masyarakat akan melakukan gotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar.
“Setelah proses penyelidikan selesai, kita akan turun bersama-sama melakukan gotong royong membersihkan puing kebakaran. Untuk pembangunan rumah, insyaallah pemerintah akan membantu prosesnya,” katanya.
Enam Rumah Rusak Berat
Kebakaran di Kelurahan Padang Tiakar terjadi pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 19.20 WIB.
Sebanyak enam rumah mengalami kerusakan berat dan berdampak terhadap enam KK atau 24 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Petugas Damkar bersama BPBD, PLN, warga, serta pengurus RT dan RW berhasil memadamkan api dan mencegah kobaran menjalar ke bangunan di sekitar lokasi.
Sebelumnya, BPBD dan Dinas Sosial Kota Payakumbuh telah memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak pada malam kejadian dan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Pemko Lanjutkan Penanganan
Zulmaeta mengatakan pemerintah akan terus memantau kondisi dan kebutuhan keluarga terdampak.
“Pemerintah akan terus melihat kebutuhan masyarakat yang terdampak. Kita tentu berharap warga dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk dengan memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan kompor serta sumber api dalam kondisi aman.
“Kami mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Periksa instalasi listrik secara berkala, pastikan kompor dan sumber api benar-benar sudah aman, serta jangan meninggalkan peralatan listrik yang masih menyala,” ujarnya.
Pemerintah Kota Payakumbuh bersama perangkat daerah dan pemerintah kecamatan akan melanjutkan penanganan secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan keluarga terdampak.(*)
Editor : Hendra Efison