Imunisasi Dasar Lengkap Bayi di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Gelar Program Kejar

Hendra Efison • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:46 WIB
Cakupan imunisasi dasar lengkap bayi di Payakumbuh baru 18,9 persen hingga September 2026. Pemko menggencarkan imunisasi kejar selama satu bulan.
Cakupan imunisasi dasar lengkap bayi di Payakumbuh baru 18,9 persen hingga September 2026. Pemko menggencarkan imunisasi kejar selama satu bulan.

PADEK.JAWAPOS.COM— Cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi di Kota Payakumbuh baru mencapai 18,9 persen hingga September 2026. Angka tersebut masih jauh dari target 56,8 persen, sehingga Pemerintah Kota Payakumbuh menggencarkan Bulan Imunisasi Kejar untuk melengkapi vaksinasi bayi dan balita yang tertinggal dari jadwal.

Program ini dilaksanakan melalui edukasi kepada orang tua dan pelayanan imunisasi yang dipusatkan di Puskesmas Payolansek, Jumat (23/10/2026). Pelaksanaannya melibatkan delapan puskesmas di Kota Payakumbuh.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Staf Ahli Wali Kota Erizon menegaskan, imunisasi berperan penting melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Ia meminta orang tua segera melengkapi imunisasi anak sesuai jadwal.

“Imunisasi lengkap adalah hak anak dan tanggung jawab kita bersama. Satu anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap berisiko menularkan penyakit kepada anak-anak lainnya,” kata Erizon.

Sasar Bayi hingga Anak Usia Dua Tahun

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr. Yanti, mengatakan Bulan Imunisasi Kejar berlangsung selama satu bulan. Program ini menyasar anak yang belum mendapatkan imunisasi atau belum menyelesaikan vaksinasi sesuai jadwal.

Sasaran utamanya adalah bayi berusia 0–11 bulan dan anak berusia 12–23 bulan. Petugas kesehatan akan menyesuaikan pemberian dosis dengan kebutuhan serta riwayat imunisasi masing-masing anak.

Program tersebut sekaligus memperluas pelaksanaan Pekan Imunisasi (Penari) untuk menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62. Durasi pelaksanaan yang semula satu minggu diperpanjang menjadi satu bulan agar lebih banyak anak dapat menerima imunisasi yang dibutuhkan.

“Melalui pelayanan imunisasi kejar, kami berharap cakupan imunisasi dasar lengkap meningkat dan anak-anak terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” kata Yanti.

Orang Tua Diingatkan Waspadai Hoaks Imunisasi

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, mengingatkan orang tua agar lebih cermat menyaring informasi kesehatan, terutama kabar bohong atau hoaks yang berpotensi menghambat pemberian imunisasi kepada anak.

“Orang tua harus bijak menyaring informasi. Imunisasi penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit menular,” ujarnya.

Dalam pencanangan program di Puskesmas Payolansek, sebanyak 80 orang tua yang mewakili delapan puskesmas mengikuti edukasi tentang manfaat imunisasi. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Paliko dan dilanjutkan dengan pelayanan vaksinasi oleh petugas kesehatan.

Yanti menekankan bahwa peningkatan cakupan imunisasi membutuhkan kerja sama pemerintah, tenaga kesehatan, orang tua, dan kader posyandu. Kader penggerak inovasi Sahabat Bayi juga diharapkan membantu meluruskan informasi yang keliru di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman dan dokter spesialis anak dr. M. Luthfi Suhaimi, Sp.A, sebagai narasumber, serta jajaran pimpinan puskesmas dan penanggung jawab program imunisasi se-Kota Payakumbuh.

“Kejar sebelum usia satu tahun, tuntaskan sebelum usia dua tahun. Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan terutama orang tua,” pungkas Yanti.(*)

Editor : Hendra Efison
imunisasi Payakumbuh Bulan Imunisasi Kejar vaksinasi bayi Dinas Kesehatan Payakumbuh imunisasi dasar lengkap