Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gubernur Sumbar Buka Batik Birru 2025, SMA 1 Padangpanjang Himpun 4.200 Peserta dari Seluruh Indonesia

Hendra Efison • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:01 WIB

Gubernur Sumbar Mahyeldi buka Batik Birru ke-14 di SMA 1 Padangpanjang, diikuti 4.200 peserta se-Indonesia dengan enam cabang lomba.
Gubernur Sumbar Mahyeldi buka Batik Birru ke-14 di SMA 1 Padangpanjang, diikuti 4.200 peserta se-Indonesia dengan enam cabang lomba.
PADEK.JAWAPOS.COM—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah membuka secara resmi The 14th Batik Birru SMA Negeri 1 Padangpanjang, Sabtu (18/10/2025). Acara tahunan tersebut diikuti lebih dari 4.200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Luar biasa! Bisa mengumpulkan 4.200 peserta dari seluruh Indonesia bukan hal mudah,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya, disambut tepuk tangan meriah dari peserta dan undangan.

Mengusung tema “Kristalin Revery” atau Kilau Asa Kristal, kegiatan ini menggambarkan SMA 1 Padangpanjang sebagai wadah pengembangan potensi, mimpi, dan semangat siswa yang diolah menjadi sinar inspirasi.

Mahyeldi memuji kreativitas panitia dan penampilan siswa yang dinilai berkesan, termasuk penggunaan empat bahasa oleh pembawa acara—Indonesia, Inggris, Jerman, dan Jepang.

Ia juga mengapresiasi tradisi penyambutan tamu dengan bunyi talempong yang menjadi ciri khas acara.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menyoroti pentingnya menghidupkan kembali sekolah calon guru seperti SPG dan SGA untuk memperkuat sistem pendidikan nasional.

“Guru bukan sekadar pengajar, tapi panutan,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya etika dan disiplin bagi pendidik sebagai teladan masyarakat.

Gubernur menilai Padangpanjang memiliki potensi besar sebagai kota pendidikan dengan lebih dari 20 sekolah menengah dan pesantren.

Ia mengapresiasi Batik Birru karena mampu memadukan sains, seni, olahraga, dan nilai keislaman.

“Pendidikan bukan hanya soal angka, tapi juga karakter dan keseimbangan antara ilmu dan iman,” kata Mahyeldi.

Wakil Wali Kota Padangpanjang, Allex Saputra, yang hadir mewakili wali kota, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Batik Birru yang dianggap sebagai wadah pengembangan akademik dan non-akademik pelajar.

“Ajang ini membuktikan komitmen SMA 1 Padangpanjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menumbuhkan semangat berprestasi,” ujarnya.

Ketua Panitia Batik Birru 2025, Malik Ziyad Rizkillah, menjelaskan kegiatan berlangsung secara daring dan luring sejak 20 September hingga 19 Oktober.

Terdapat enam cabang lomba yang digelar, yaitu Biru Art, Biru Linguistik, Biru Scout, Romansa Biru, Biru Cup, dan Biru Olympiad.

“Tahun ini Batik Birru diikuti lebih dari 4.200 peserta. Terima kasih kepada guru pembimbing dan panitia yang telah menyukseskan acara ini,” kata Malik.

Kegiatan Batik Birru 2025 menjadi bukti konsistensi SMA 1 Padangpanjang dalam mengembangkan kreativitas dan kolaborasi generasi muda di Sumatera Barat.(*)

Editor : Hendra Efison
#Pendidikan Sumatera Barat #SMA 1 Padangpanjang #Batik Birru 2025 #ajang pelajar nasional