PADEK.JAWAPOS.COM–Sebanyak 25 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) mengambil langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui program revitalisasi tempat sampah di Nagari Tigo Jangko.
Program yang berlangsung selama tujuh hari, 16–22 Juli 2026, tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan fasilitas tempat sampah yang sudah tersedia. Langkah ini dipilih sebagai alternatif pembangunan fasilitas baru sekaligus upaya menghidupkan kembali fungsi tempat sampah yang sebelumnya tidak berjalan secara optimal.
Tempat sampah yang menjadi sasaran revitalisasi berada di lokasi strategis yang selama ini digunakan masyarakat sebagai titik pembuangan sampah. Lokasinya yang relatif dekat dengan kawasan permukiman dan mudah dijangkau warga dinilai berpotensi menjadi sarana pengelolaan sampah bersama.
Baca Juga: Gempa M5,9 Guncang Jepang, 23 Orang Terluka, Gedung Tinggi Tokyo Bergoyang
Kondisi Fasilitas Sebelum Direvitalisasi
Berdasarkan pengamatan mahasiswa KKN bersama pemerintah nagari, kondisi tempat sampah tersebut membutuhkan penataan dan perbaikan.
Sejumlah bagian dinding beton mengalami keretakan dan kerusakan. Cat fasilitas juga telah memudar, sedangkan area di sekitarnya dipenuhi tumpukan sampah dan semak-semak liar.
Selain itu, masih ditemukan sisa-sisa sampah yang terbakar di beberapa bagian fasilitas. Kondisi tersebut membuat tempat sampah tidak dapat berfungsi secara optimal dan membutuhkan penanganan agar kembali layak digunakan.
Baca Juga: DPD PAN Padang Gelar Tasyakuran HUT ke-28, Target 10 Kursi DPRD pada 2029
Mahasiswa KKN kemudian berkolaborasi dengan Pemerintah Nagari Tigo Jangko dan tokoh masyarakat untuk melakukan pembersihan serta penataan kawasan.
Bersihkan Sampah hingga Cat Ulang Fasilitas
Dalam kegiatan revitalisasi tersebut, mahasiswa bersama masyarakat membersihkan area di sekitar tempat sampah, memangkas semak-semak, dan mengangkut tumpukan sampah.
Bagian fasilitas yang mengalami kerusakan ringan juga diperbaiki. Setelah proses pembersihan dan perbaikan, tempat sampah tersebut dicat ulang sehingga tampil lebih bersih dan layak digunakan kembali.
Baca Juga: Atletico Madrid vs Villarreal: Julian Alvarez Kembali, Baena Jadi Ancaman
Revitalisasi tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki kondisi fisik fasilitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengubah pola pengelolaan sampah masyarakat.
Mahasiswa KKN berdiskusi dengan perangkat nagari dan warga mengenai pentingnya pemilahan sampah. Masyarakat didorong untuk memisahkan sampah ke dalam dua kategori, yakni sampah basah dan sampah kering, menggunakan wadah yang berbeda.
Pemilahan tersebut diharapkan dapat membuat pengelolaan sampah lebih teratur serta mengurangi risiko penumpukan dan pencampuran sampah seperti yang terjadi sebelumnya.
Baca Juga: 10 Motor Knalpot Brong Diamankan Satlantas Solok Kota, Cegah Balap Liar dan Tawuran
Pemerintah Nagari Siapkan Pengelola
Keberlanjutan program menjadi salah satu perhatian setelah revitalisasi selesai. Pemerintah Nagari Tigo Jangko berencana menunjuk perwakilan yang bertugas mengelola dan mengawasi penggunaan tempat sampah tersebut.
Pengelola diharapkan dapat memastikan fasilitas tetap terawat, mencegah terjadinya penumpukan sampah, serta menjaga agar tempat sampah dapat dimanfaatkan sebagai sarana pelayanan publik bagi masyarakat.
Kepala Nagari Tigo Jangko, Mustafa Kamal, S.Pd.I., mengatakan revitalisasi dipilih setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan, kesiapan lokasi, serta efisiensi anggaran.
Baca Juga: Muaythai Kota Solok Masuki Era Baru, Porprov XVI Jadi Ujian Perdana
“Awalnya, kami berencana membangun tempat sampah baru. Namun, setelah mempertimbangkan sejumlah tantangan di lapangan termasuk kesiapan lokasi dan efisiensi anggaran kami, bersama mahasiswa KKN, sepakat untuk mengalihkan program ini ke arah revitalisasi tempat sampah yang sudah ada,” kata Mustafa Kamal.
Ia berharap fasilitas yang telah diperbaiki dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi titik awal untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui kampanye kesadaran mengenai pengelolaan sampah.
Diapresiasi Masyarakat
Inisiatif mahasiswa KKN UNP tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Jorong Bukit Barisan, Hendriyanto.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Minggu 23 Agustus 2026, Padang dan 3 Kota Berpotensi Hujan
Menurutnya, kegiatan tersebut membantu mengaktifkan kembali fungsi tempat sampah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Program tersebut juga dinilai mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Nagari Tigo Jangko.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Padang atas inisiatif mereka dalam memperbarui tempat sampah di Nagari Tigo Jangko. Semoga program ini bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi amal ibadah bagi ananda semua,” ujar Hendriyanto.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang atas kontribusi mahasiswa melalui kegiatan tersebut.
Baca Juga: Bayern Tundukkan Dortmund 2-1, Trofi Supercup Kembali ke Munich.
Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah
Program revitalisasi tempat sampah di Nagari Tigo Jangko menunjukkan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak selalu harus dilakukan melalui pembangunan fasilitas baru.
Pemanfaatan kembali fasilitas yang telah tersedia dapat menjadi alternatif dengan mempertimbangkan kondisi lokasi dan efisiensi sumber daya. Namun, keberhasilan program tetap membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan menggunakan fasilitas sesuai fungsinya.
Melalui revitalisasi, edukasi pemilahan sampah, serta kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, dan warga, program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pengelolaan sampah yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Baca Juga: Dortmund 0-2 Bayern: Brown dan Olise Cetak Gol, Bensebaini Gagal karena VAR di Babak Pertama
Tim pelaksana KKN UNP berharap masyarakat terus memanfaatkan sekaligus memelihara fasilitas yang telah direvitalisasi. Dengan partisipasi bersama, tempat sampah tersebut diharapkan tidak kembali terbengkalai dan dapat mendukung terciptanya lingkungan Nagari Tigo Jangko yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. (*)
Editor : Adetio Purtama