Dari Keripik Bengkuang hingga DURAPRESSO, 6 Mahasiswa UIN IB Tampil di NEIRA 3

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Enam mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang membawa gagasan bisnis kuliner dan pertanian Sumatera Barat dalam NEIRA Competition 3 di Yogyakarta. (Foto: Humas)
Enam mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang membawa gagasan bisnis kuliner dan pertanian Sumatera Barat dalam NEIRA Competition 3 di Yogyakarta. (Foto: Humas)

PADEK.JAWAPOS.COM — Enam mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang ambil bagian dalam National Empowerment, Innovation, Research and Art (NEIRA) Competition 3 kategori Business Plan yang digelar di Teladan Sportorium Center, Yogyakarta, 29–30 Agustus 2026.

NEIRA Competition 3 merupakan hasil kolaborasi Sentosa Foundation, Pusat Riset Siswa, Mahasiswa dan Akademisi (PRISMA), serta Himpunan Mahasiswa Budidaya Hutan Universitas Gadjah Mada.

Mengusung tema “Sinergi Kreativitas dan Intelektualitas Pemuda untuk Indonesia Berkelanjutan”, NEIRA Competition 3 mempertemukan 670 finalis dari 107 instansi dan 27 provinsi di Indonesia.

Ajang tersebut menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan potensi, menyampaikan gagasan inovatif, sekaligus menunjukkan karya terbaik mereka di tingkat nasional.

Enam Gagasan Mahasiswa UIN Imam Bonjol

Berdasarkan informasi dari Humas UIN Imam Bonjol Padang, enam mahasiswanya yang mengikuti kategori Business Plan membawa enam gagasan. Lima di antaranya berada pada subtema kuliner, sedangkan satu lainnya mengangkat subtema lingkungan.

Keenam peserta tersebut adalah:

  1. Tengku Sindi Aulia Rahman — subtema kuliner dengan gagasan Chamomile Calm Drink.

  2. Nurhafizah Alhusna — subtema kuliner dengan gagasan Balance Box: Healthy Catering.

  3. Surchi — subtema kuliner dengan gagasan Keripik Bengkuang Urang Awak.

  4. Sri Ningsih Yuindah Sari — subtema kuliner dengan gagasan DURAPRESSO, perpaduan kopi premium dan daging durian asli.

  5. Muhammad Rahim — subtema lingkungan dengan gagasan Pepaya California Pertanian Unggul Sumatera Barat.

  6. Ema Ramadhani — subtema kuliner dengan gagasan TAPAO, inovasi kuliner tradisional Raso Hiang Kerinci.

Kehadiran keenam mahasiswa tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan ide dan potensi lokal Sumatera Barat melalui perspektif kewirausahaan dan inovasi.

Sejumlah gagasan yang dibawa mengangkat kekayaan bahan pangan, kuliner, serta potensi pertanian daerah untuk dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Didampingi Kepala UPT PKK

Dalam keikutsertaan tersebut, keenam mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang didampingi Kepala UPT PKK UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Sermal, M.Pd.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan sekaligus memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman dan ruang belajar yang optimal selama mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Kompetisi Business Plan NEIRA 3 memiliki tujuh subtema, yaitu industri kreatif, jasa, kesehatan, kuliner, lingkungan, pariwisata, dan teknologi.

Para finalis mempresentasikan karya dalam bentuk pameran poster dan presentasi di hadapan dewan juri.

Presentasi dilakukan selama tujuh menit, terdiri atas empat menit pemaparan gagasan dan tiga menit sesi tanya jawab.

Mekanisme Kompetisi

Mekanisme kompetisi, setiap subtema akan menetapkan satu peraih Gold Medal untuk kemudian melaju ke tahap presentasi berikutnya.

Para peraih Gold dari masing-masing subtema selanjutnya berkompetisi memperebutkan Juara 1, Juara 2, Juara 3, serta Juara Harapan 1 hingga 3.

Kegiatan NEIRA Competition 3 dan sore Competition 2 dibuka oleh perwakilan Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Dr. Ir. Nesty Pratiwi Romadini, S.Hut.

Melalui NEIRA Competition 3, keenam mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang diharapkan mampu memberikan performa terbaik, memperoleh pengalaman berharga, serta mengukir prestasi yang membanggakan.

Keikutsertaan keenam mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan ide dan potensi lokal Sumatera Barat melalui kompetisi Business Plan tingkat nasional.(*)

Editor : Heri Sugiarto
mahasiswa UIN Imam Bonjol NEIRA Competition 3 Business Plan NEIRA inovasi kuliner Sumatera Barat UIN Imam Bonjol Padang