UNP dan USIM Tindak Lanjuti MoU, Siapkan Kerja Sama Konkret melalui MoA

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB
Kunjungan delegasi Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) ke UNP dalam rangka membahas tindak lanjut kerja sama kedua perguruan tinggi, Kamis (10/9/2026), (Foto: KKPS UNP)
Kunjungan delegasi Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) ke UNP dalam rangka membahas tindak lanjut kerja sama kedua perguruan tinggi, Kamis (10/9/2026), (Foto: KKPS UNP)

PADEK.JAWAPOS.COM — Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) membahas tindak lanjut kerja sama kedua perguruan tinggi untuk menghasilkan program yang lebih konkret melalui perjanjian kerja sama teknis atau Memorandum of Agreement (MoA).

Pembahasan tersebut berlangsung saat delegasi USIM mengunjungi UNP, Kamis (10/9/2026), di Ruang Sidang Rektor, Gedung Rectorate and Research Center UNP.

Kunjungan delegasi USIM dipimpin Prof. Madya Dr. Mohd Azmir Mohd Nizah, Pengarah Pusat Kemajuan Profesional dan Pendidikan Berterusan USIM (USIM PACE), bersama Mohd Akashah Abd Rashid, Timbalan Pendaftar USIM PACE.

Delegasi diterima Rektor UNP yang diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Internasional Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si.

Deski Beri menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kerja sama yang telah dibangun perlu dituangkan dalam kegiatan yang dapat diimplementasikan secara nyata, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan. Nanti kita akan banyak berdiskusi tentang apa yang bisa kita buat untuk ke depannya, khususnya kerja sama yang dapat diimplementasikan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk pertukaran pengajar, mahasiswa, dan peneliti,” ujar Deski.

Sementara itu, Prof. Madya Dr. Mohd Azmir Mohd Nizah mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti kerja sama yang telah terjalin antara USIM dan UNP.

“Kita sebelumnya sudah mempunyai MoU. Sekarang kita ingin menindaklanjuti MoU tersebut dan melihat aktivitas apa yang bisa kita lakukan. Fokus setelah ini adalah MoA,” katanya.

Menurutnya, hubungan kedua perguruan tinggi tidak cukup hanya melalui MoU, tetapi perlu dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama yang lebih konkret. Ia menilai USIM dan UNP memiliki kedekatan dalam aspek akademik dan budaya yang dapat menjadi dasar pengembangan kolaborasi.

Masing-masing institusi, kata dia, juga memiliki kekuatan yang dapat dikolaborasikan. Pembahasan tersebut diharapkan menghasilkan ruang kerja sama yang memberikan manfaat bagi pendidikan tinggi, mahasiswa, dosen, institusi, serta kedua negara.

“Harapannya ini dapat berkembang menjadi satu jaringan ilmu Indonesia-Malaysia dan bahkan dunia,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Kerja Sama, Reputasi, dan Internasionalisasi UNP Prof. Rusnardi Rahmat Putra, S.T., M.T., Ph.D.Eng., turut memaparkan peluang dan ruang kerja sama yang dapat dikembangkan antara UNP dan USIM.

Kerja sama kedua universitas sebelumnya telah dituangkan dalam MoU yang ditandatangani pada 21 Februari 2024. Melalui kerja sama tersebut, UNP dan USIM menyepakati penguatan kolaborasi di bidang akademik, penelitian, serta pelatihan staf dan mahasiswa.

Pertemuan kali ini menjadi langkah untuk memperkuat implementasi kerja sama melalui program yang lebih terarah dan terukur. Kedua pihak selanjutnya dapat mengidentifikasi bidang prioritas yang akan dituangkan dalam kerja sama teknis melalui MoA.

Penguatan kerja sama UNP dan USIM mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kolaborasi pendidikan, mobilitas mahasiswa dan peneliti, serta peningkatan kapasitas akademik.

Kerja sama antarperguruan tinggi Indonesia dan Malaysia juga mendukung SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring dan kemitraan internasional di bidang pendidikan tinggi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
USIM Universiti Sains Islam Malaysia unp MOA kerja sama internasional