PADEK.JAWAPOS.COM— PT Semen Padang memberikan uang saku hingga Rp1 juta per bulan kepada 25 penerima Program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang (BANGSA) 2026 yang menempuh pendidikan D3 di Politeknik Negeri Padang (PNP).
Ketentuan tersebut menjadi bagian dari skema beasiswa Program BANGSA Angkatan III yang kembali diberikan PT Semen Padang pada 2026.
Selain uang saku, perusahaan juga menanggung Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya dan perlengkapan penunjang pendidikan.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan penerima beasiswa dapat memperoleh uang saku maksimal Rp1 juta per bulan atau Rp12 juta per tahun.
Namun, penerima harus mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00.
“Uang saku ini diberikan agar mereka terpacu untuk meningkatkan prestasi. Selain itu, para penerima pada umumnya berasal dari keluarga kurang mampu atau rumah tangga miskin yang berada di sekitar lingkungan perusahaan,” kata Hernes, Sabtu (12/9/2026).
Jika IPK mahasiswa berada di bawah 3,00, besaran uang saku yang diterima akan disesuaikan menjadi kurang dari Rp1 juta per bulan.
Menurut Hernes, ketentuan tersebut bertujuan mendorong mahasiswa tetap disiplin dan mempertahankan prestasi akademik selama menjalani pendidikan di PNP.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan Program BANGSA menjadi bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan di bidang pendidikan.
Program tersebut juga menjadi upaya membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda yang memiliki potensi akademik tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi.
“Kami berharap mereka dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Win mengingatkan penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Ia meminta mahasiswa mengikuti seluruh proses perkuliahan secara disiplin, menjaga semangat belajar, serta meningkatkan kemampuan akademik dan nonakademik.
Program BANGSA 2026 merupakan angkatan ketiga dan dilaksanakan melalui kerja sama PT Semen Padang dengan PNP.
Sebanyak 25 anak nagari dari sekitar wilayah operasional perusahaan menerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.(*)
Editor : Hendra Efison