PADEK.JAWAPOS.COM – Enam dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang lolos sebagai penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026.
Dari enam dosen tersebut, empat orang akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri, sementara dua lainnya memperoleh beasiswa untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri.
Program BIB merupakan beasiswa hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.
Kesempatan memperoleh beasiswa tersebut diberikan melalui serangkaian proses seleksi yang harus dilalui para peserta.
Kelulusan sebagai penerima BIB diperoleh setelah para peserta mengikuti sejumlah tahapan seleksi, meliputi seleksi administrasi, Asesmen Kapasitas Akademik dan Psikologi (AKAP), serta seleksi substansi dan wawancara.
Empat dosen UIN Imam Bonjol Padang yang lolos untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri adalah:
-
Ilham Dangu Rianjaya, M.Si. — Fakultas Sains dan Teknologi
-
Syarto Musthofa, M.Sc. — Fakultas Sains dan Teknologi
-
Ahmad Fauzi, M.T.I. — Fakultas Sains dan Teknologi
-
Muthia Ulfah, M.A. — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Sebelum melanjutkan studi ke perguruan tinggi tujuan, keempat penerima beasiswa luar negeri tersebut akan mengikuti Language and Academic Preparation Programme (LAPP) yang diselenggarakan oleh PUSPENMA.
Program tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan akademik dan bahasa bagi calon penerima beasiswa yang akan menempuh pendidikan di luar negeri.
Sementara itu, dua dosen lainnya memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi dalam negeri, yakni:
-
Wushi Adilla Arsyi, M.Si. — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
-
Mai Tiza Husna, M.Psi. — Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama
Penerimaan Beasiswa Indonesia Bangkit bagi enam dosen tersebut memberikan kesempatan untuk melanjutkan pengembangan kompetensi dan kualifikasi akademik melalui pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.
Kesempatan tersebut mencakup pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
Bagi empat penerima beasiswa luar negeri, tahapan persiapan akan diawali dengan mengikuti LAPP sebelum melanjutkan studi ke perguruan tinggi tujuan.
Sementara dua penerima lainnya akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri sesuai jalur beasiswa yang diperoleh. (*)
Editor : Heri Sugiarto