Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dam Parit di Baruh Bukik Diserbu Anak-Anak, Jadi Wisata Lokal Gratis

Safrizal Putra
Penulis: Safrizal Putra❯
Keceriaan anak-anak bermain dan mandi di aliran Dam Parit Guguak Kubang, Jorong Baruh Bukik, Tanahdatar, yang menjadi wisata lokal gratis.
Keceriaan anak-anak bermain dan mandi di aliran Dam Parit Guguak Kubang, Jorong Baruh Bukik, Tanahdatar, yang menjadi wisata lokal gratis.

Advertisement

Kawasan persawahan Guguak Kubang di Jorong Baruh Bukik, Kenagarian Andaleh Baruh Bukik, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, mendadak ramai dikunjungi warga. Bangunan Dam Parit yang sejatinya difungsikan untuk irigasi pertanian kini berubah menjadi destinasi wisata dadakan bagi masyarakat setempat.

Oleh: Safrizal Putra, Tanahdatar

Pemandangan anak-anak bersama orang tua mereka yang asyik bermain air dan berenang kini jamak terlihat di lokasi tersebut. Hamparan perbukitan hijau yang mengelilingi area persawahan turut menambah daya tarik visual kawasan itu, menjadikannya sarana rekreasi murah meriah.

Advertisement

Sejumlah warga tampak memanfaatkan momentum ini untuk berkumpul bersama keluarga. Tak sedikit dari mereka yang sengaja membawa bekal makanan dari rumah untuk dinikmati di sekitar area Dam Parit sembari mengawasi anak-anak bermain air.

Secara teknis, pembangunan Dam Parit ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung ketersediaan akses dan konsumsi pangan berkualitas. Keberadaannya dirancang untuk memastikan pasokan air ke lahan pertanian warga tetap terjaga secara berkelanjutan.

Dari Irigasi Pertanian Menjadi Ruang Rekreasi Warga

Advertisement

Meski fungsi utamanya adalah infrastruktur pertanian, daya tarik limpahan air yang jernih membuat anak-anak di Jorong Baruh Bukik sulit menahan diri untuk tidak menceburkan diri. Sarana ini pun menjelma menjadi arena bermain air alternatif bagi warga sekitar.

Bagi anak-anak setempat, kehadiran lokasi ini memberikan kegembiraan tersendiri karena mereka kini memiliki tempat berenang baru tanpa harus pergi jauh ke fasilitas pemandian komersial.

Kehadiran wisata dadakan ini disambut antusias oleh anak-anak, salah satunya Syifa (11). Ia mengaku sangat senang bisa menghabiskan waktu sorenya bersama teman-teman di tempat tersebut.

"Senang bisa mandi-mandi di sini. Biasanya untuk berenang harus ke kolam berenang, sekarang tidak lagi," ungkap Syifa saat ditemui di lokasi, Jumat (18/9/2026) siang.

Keriangan senada juga dirasakan para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka. Keberadaan Dam Parit ini dinilai membantu menghemat pengeluaran keluarga untuk sarana hiburan harian.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Longsor Kelok Sikumbang Putuskan Irigasi 10 Meter, 30 Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam

Longsor Kelok Sikumbang Putuskan Irigasi 10 Meter, 30 Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam

Longsor Kelok Sikumbang memutus irigasi 10 meter yang mengairi 30 hektare sawah, sementara akses jalan kembali normal.

Revitalisasi SDN 02 Guguak Malalo Pulihkan Kenyamanan Belajar Siswa Pascabencana

Revitalisasi SDN 02 Guguak Malalo Pulihkan Kenyamanan Belajar Siswa Pascabencana

Revitalisasi SDN 02 Guguak Malalo senilai Rp1,29 miliar melalui APBN memulihkan kenyamanan belajar 45 siswa setelah sekolah terdampak banjir

Dibiayai TKD Tambahan, Jembatan Panti Selesai Desember 2026

Dibiayai TKD Tambahan, Jembatan Panti Selesai Desember 2026

Jembatan Panti menjadi jalur penting penghubung Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Pengendara berharap pembangunan jembatan permanen segera ra

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer