PADEK.JAWAPOS.COM– Universitas Bung Hatta (UBH) melantik 661 lulusan program Diploma (D3), Sarjana Terapan (D4), Sarjana (S1), dan Magister (S2) dalam Wisuda Akademik ke-86 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di Bung Hatta Convention Hall, Kampus Proklamator I, Ulak Karang, Padang.
Wisuda kali ini bertepatan dengan peringatan 45 tahun Universitas Bung Hatta. Kampus tersebut juga merayakan capaian Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yang menurut pihak universitas menjadikannya perguruan tinggi swasta pertama di wilayah LLDIKTI Wilayah X dengan predikat tersebut.
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Diana Kartika, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan ratusan mahasiswa di tengah berbagai transformasi yang berlangsung di lingkungan kampus.
“Dengan penuh kebanggaan dan penuh rasa syukur pada Wisuda Akademik ke-86 ini, akan diwisuda sebanyak 661 wisudawan/ti,” kata Diana dalam pidato sambutannya.
Sebaran 661 Lulusan dan Alumni UBH
Diana merinci, dari total 661 lulusan, sebanyak 577 orang berasal dari program Sarjana (S1), 55 orang Magister (S2), 18 orang Diploma (D3), dan 11 orang Sarjana Terapan (D4).
Pada hari pertama, Sabtu (24/10/2026), UBH melantik 271 lulusan dari Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Fakultas Teknologi Industri.
Dengan tambahan lulusan tersebut, jumlah alumni Universitas Bung Hatta mencapai 61.537 orang.
“Dengan tambahan ini, total akumulasi alumni UBH kini mencapai 61.537 orang,” tutur Diana.
Empat Lulusan Terbaik Tingkat Universitas
Dalam wisuda tersebut, UBH juga mengumumkan empat lulusan terbaik tingkat universitas dari jenjang pendidikan berbeda. Salah satunya meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna 4,00.
Berikut daftar lulusan terbaik yang diumumkan Rektor UBH:
- Nabila Permata Sari, D3 Teknik Ekonomi Konstruksi, IPK 3,92 dengan pujian.
- Fitri, D4 Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan, IPK 3,85 dengan pujian.
- Fikra Alfarisa, S1 Pendidikan Matematika, IPK 4,00 dengan pujian.
- I Piet Iskandar, S2 Ilmu Hukum, IPK 4,00 dengan pujian.
Capaian tersebut menjadi bagian dari hasil akademik yang diumumkan dalam wisuda ke-86. Para lulusan diharapkan dapat menerapkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh untuk berkontribusi di tengah masyarakat maupun dunia kerja.
UBH Buka Fakultas Kedokteran dan Siapkan Program Doktor
Selain mengumumkan jumlah lulusan dan prestasi akademik, Diana memaparkan langkah pengembangan program pendidikan di Universitas Bung Hatta.
UBH, katanya, telah meluncurkan Fakultas Kedokteran sekaligus menyambut mahasiswa angkatan pertama pada 16 Oktober 2026.
Selanjutnya, universitas berencana membuka program Doktor Rekayasa Teknik dan program Sarjana Kedokteran Gigi.
“Universitas Bung Hatta telah resmi melaunching Fakultas Kedokteran sekaligus menyambut mahasiswa angkatan pertama pada 16 Oktober 2026 lalu. Insyaallah, selanjutnya kita akan membuka program studi Doktor Rekayasa Teknik dan Program Sarjana Kedokteran Gigi,” jelas Diana.
Di bidang akademik dan kelembagaan, Diana juga menyebut UBH masuk dalam pemeringkatan dunia Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026.
Kampus itu juga berada di Klaster Utama Kinerja Penelitian dan Pengabdian Masyarakat serta menempati peringkat 223 Sinta Rank.
Untuk mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, UBH menyediakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Kejuruan Bahasa, serta Pusat Karir dan Alumni.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membekali lulusan dengan kompetensi yang dapat mendukung perjalanan karier mereka setelah menyelesaikan pendidikan.
Yayasan Tekankan Kontribusi Lulusan bagi Masyarakat
Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Prof. Dr. Nizwardi Jalinus, menegaskan bahwa ratusan lulusan yang diwisuda memiliki tanggung jawab untuk menjawab kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan industri.
Menurutnya, jumlah lulusan bukan sekadar angka dalam laporan akademik, melainkan gambaran bertambahnya sumber daya manusia terdidik yang diharapkan mampu berkontribusi bagi pembangunan.
“Jumlah tersebut bukan semata-mata angka dalam laporan akademik, melainkan mencerminkan hadirnya ratusan insan terdidik yang siap mengambil peran dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, dunia usaha, dunia industri, serta pembangunan bangsa,” tegas Nizwardi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga wisudawan atas pengorbanan serta kepercayaan mereka dalam mendukung pendidikan para lulusan.
“Keberhasilan Saudara pada hari ini tentu tidak dicapai dengan mudah. Ada proses panjang yang dilalui, ada kesungguhan dalam belajar, ada tantangan yang harus dihadapi, dan ada pengorbanan yang menyertainya,” ungkapnya.
Memasuki usia ke-45 pada 2026, Yayasan Pendidikan Bung Hatta, lanjut Nizwardi, akan terus mendukung penguatan sarana, prasarana, dan sistem pembelajaran. Langkah itu ditujukan untuk menjaga kualitas pendidikan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap Kampus Proklamator.(*)
Editor : Hendra Efison