Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gubernur Sumbar Sebut SMK SMTI Padang Patut Dicontoh

Hendra Efison • Jumat, 14 Oktober 2022 | 10:45 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kepala BPSDMI Kemenperin RI Agus Gunawan, Kadis Pendidikan Sumbar Barlius, dan tamu undangan disambut Tari Gelombang oleh siswa-siswi SMK SMTI Padang.
Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kepala BPSDMI Kemenperin RI Agus Gunawan, Kadis Pendidikan Sumbar Barlius, dan tamu undangan disambut Tari Gelombang oleh siswa-siswi SMK SMTI Padang.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin RI Arus Gunawan, menghadiri wisuda dan pelantikan Lulusan angkatan ke-54, SMK SMTI Padang, di The ZMH Premiere, Kamis (13/10/2022).

Kepala SMK SMTI Padang Sylvi ST MSi mengatakan bahwa, pada acara wisuda dan pelantikan lulusan ke-54, sebanyak 138 jumlah siswa yang lulus dan diwisuda pada tahun ajaran 2021/2022, yang terdiri dari 84 laki-laki dan 54 perempuan.

Ia juga mengatakan bahwa lulusan tahun ini merupakan lulusan yang paling sedikit karena terdapat satu kelas yang masih melanjutkan program 4 tahun, yakni jurusan teknik Otomasi industri. Sejak sekolah didirikan tahun 1966, SMK SMTI Padang sudah meluluskan 4.709 orang.

Sylvi juga menjelaskan tahun ini, dari 138 siswa yang lulus, 69 orang di antaranya sudah bekerja di perusahaan, 20 orang melanjutkan pendidikan ke universitas, 5 orang berwirausaha, dan 44 orang lainnya masih tahap rekruitment karena belum cukup umur.

“Beberapa prestasi telah diraih siswa-siswi SMK SMTI Padang, dan juga berbagai macam sertifikat keahlian,” ungkap Sylvi.

Dari 138 siswa yg lulus, 22 orang sudah mendapat sertifikat logo Garuda, dan lulusan SMK SMTI juga dibekali sertifikat kompetensi internasional bidang kimia industri sebanyak 67 orang, sertifikat Healt Safety Environment (HSE) sebanyak 80 orang, sertifikat bahasa inggris dari lembaga LIA dan sertifikat TOEIC, sertifikat KKNI level II bidang Kimia Industri oleh BNSP, Sertifikat Internasional HSE, dan Operator Teknik Kimia Industri oleh Lembaga Internasional Vapro Belanda.

Adapun prestasi yang diraih di antaranya, juara 1 lomba desain masker, dari kompetisi NRDC 2021, terpilih sebagai anggota Paskibraka Kota Padang 2022, medali emas kompetisi olahraga siswa Nasional (KOSN) dan kompetisi Gatebal nasional di Tangerang 2021, juara 3 pemimpin upacara penegak tingkat SMA/SMK kategori putra nasional, dan masih banyak lagi.

Photo
Photo
Penandatanganan MoU oleh Kepala SMK SMTI Padang dengan PT Indah Kiat Pulp & Paper, dengan Wilmar Group (PT AMP, PT GMP, dan PT KSI).

Kepala sekolah juga menjelaskan kepada seluruh siswa dan tamu undangan bahwa tahun ini SMK SMTI Padang melakukan sembilan MoU (Memorandum of Understanding) dengan industry, dan sebelumnya sudah bekerja sama dengan 69 perusahaan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Menteri Perindustrian Indonesia, BPSDM, dan instansi terkait yang membantu proses berjalannya SMK SMTI Padang," tukasnya.

Kepala BPSDMI Kemenperin Arus Gunawan mengatakan, sangat bergembira menyambut siswa-siswi yang lulus tahun ini, karena 68,12 persen yang lulus sudah bekerja, dan sisanya masih tahap rekruitmen.

Ia juga menyampaikan bahwa pentingnya SDM industri yang kompeten dalam mendukung kinerja industri nasional, karena kinerja sektor industri sangat berpengaruh dalam memberikan kontribusi pembangunan nasional yang turut memacu pertumbuhan ekonomi.

Untuk itulah pembangunan SDM industri sebagai salah satu pilar penting di samping menarik investasi baru, dan penguasaan teknologi akan terus dilakukan untuk melahirkan SDM yang berkompeten dan berdaya saing.

Gubernur Mahyeldi mengatakan lulusan ini merupakan lulusan 100 persen dan yang paling istimewa, karena telah banyak yang diterima bekerja, bahkan sebelum acara kelulusan.

Ia sangat mengapresiasi lulusan SMK SMTI karena telah menerima banyak sertifikasi. Ini merupakan salah satu sekolah yang layak dicontoh karena mampu meluluskan siswa-siswi yang unggul dan kompeten, sehingga mampu bersaing secara nasional dan internasional.

Gubernur berharap SMK SMTI Padang menampung siswa-siswi yang lebih banyak lagi, karena lulusan SMK SMTI Padang mampu mengurangi angka pengangguran di Sumatera Barat.

"Insyaallah dengan melihat segudang prestasi dan melahirkan lulusan yang kompeten, ke depan pemerintah akan bekerja sama dengan SMK SMTI Padang dalam hal kurikulum, yang nantinya bisa diterapkan di SMK-SMK lainnya, atau kita akan buat sekolah yang sama dengan SMK SMTI Padang," ujar Mahyeldi.

Kebutuhan tenaga terampil sangat banyak, sementara yang bisa terpenuhi masih sangat sedikit. Sebanyak 600 ribu lapangan kerja yang dibutuhkan, yang terpenuhi hanya kisaran 100 ribuan. Artinya masih banyak peluang yang masih bisa diisi nantinya untuk tamatan SMK SMTI Padang.

Photo
Photo
Foto bersama Kepala SMK SMTI Padang Sylvi ST MSi dengan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK SMTI Padang.

Gubernur  juga berdiskusi dengan BPSDMI bahwa seluruh kepala sekolah itu hendaknya mampu membangun sinergi bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan.

Ia juga menyampaikan bahwa SMK SMTI Padang sudah mampu menciptakan apa saja yang dibutuhkan di dunia pekerjaan, sehingga perusahaan nantinya tidak akan mengadakan pelatihan lagi terkait kemampuan individu siswa-siswi, karena telah diajarkan dan dilatih terlebih dahulu di sekolah.

"Ini merupakan hal yang sangat luar biasa, karena apa yang telah dibutuhkan oleh perusahaan telah dipersiapkan terlebih dahulu disekolah, dan aplikasi seperti ini bisa di implementasikan di sekolah-sekolah lain," tukasnya sembari berharap pihak SMK SMTI Padang segera menemukan lokasi yang baru, yang luas, strategis dan memadai, guna mempu menampung lebih banyak lagi siswa-siswi nantinya. (cr8) Editor : Hendra Efison
#gubernur sumbar mahyeldi #Wisuda Angkatan 54 SMK SMTI Padang #Gedung Baru SMK SMTI Padang #Kepala SMK SMTI Padang Sylvi ST MSi #Kepala BPSDMI Kemenperin Arus Gunawan #Sekolah Menengah Teknologi Industri #SMK SMTI Padang