Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pesantren Ramadan 1446 H Harus Variatif, Tidak Monoton Demi Output Lebih Baik

Hendra Efison • Sabtu, 1 Maret 2025 | 11:36 WIB

Pesantren Ramadan yang variatif dan tidak monoton bakal menghasilkan output yang lebih baik lagi.
Pesantren Ramadan yang variatif dan tidak monoton bakal menghasilkan output yang lebih baik lagi.
PADEK.JAWAPOS.COM—Bulan suci Ramadan 1446 Hijriah telah tiba. Selain menjalankan ibadah puasa, umat Islam juga mengisi hari-harinya dengan berbagai kegiatan keagamaan. Salah satu kegiatan yang rutin diadakan adalah Pesantren Ramadan, yang melibatkan siswa mulai dari kelas V SD hingga SMA.

Pesantren Ramadan menjadi agenda tahunan yang dinanti oleh para siswa. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan kedisiplinan dan kebersamaan.

Muhammad Nuzirul Afiqri, siswa kelas 2 SMP, berbagi pengalamannya mengikuti pesantren tahun lalu. Ia merasa senang karena bisa bertemu dengan teman-temannya dari sekolah lain serta menikmati berbagai kegiatan menarik, seperti pemberian materi agama, menghafal ayat Al-Qur'an, praktik salat, hingga lomba adzan.

"Bagian paling seru dari pesantren adalah menghafal ayat dan menyetorkannya kepada pembimbing," ujar Fiqri.

Sementara itu, Muhammad Arif Ramadhan, siswa kelas 2 SMP lainnya, menilai bahwa materi yang diberikan dalam pesantren sudah cukup bermanfaat dan mudah dipahami. "Materinya bagus dan bermanfaat. Ustaznya juga ramah," katanya singkat.

Saran untuk Pesantren Ramadan Tahun Ini

Beberapa siswa mengusulkan perbaikan dalam metode pembelajaran. Rahul Saputra, siswa kelas 3 SMP, berharap adanya variasi media pembelajaran, seperti penggunaan video kreatif agar lebih menarik.

Di sisi lain, Arif mengusulkan agar jumlah perlombaan diperbanyak. "Saya lebih suka jika ada lomba seperti cerdas cermat atau kuis supaya tidak bosan," ujarnya.

Muhammad Daffa Ayyasy, siswa kelas XI SMK Negeri 4 Padang, juga menyampaikan pendapatnya. Ia menilai pesantren Ramadhan sudah efektif, tetapi berharap ada tambahan materi yang lebih relevan dengan isu-isu remaja saat ini.

Peran Sekolah dan Dukungan Pihak Terkait

Kepala SMPN 24 Padang, Hasyuni Harti, menegaskan bahwa pelaksanaan pesantren Ramadhan membutuhkan komitmen serta dukungan sistem dan motivasi bagi siswa.

"Kami sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Kami memberikan motivasi agar siswa mengikuti program ini dengan maksimal. Bahkan, ada reward bagi yang menamatkan bacaan Al-Qur'an," ujar Hasyuni.

Selain itu, pihak sekolah juga berperan aktif dalam memantau keikutsertaan siswa. Sekolah membuat tabel pemantauan agar setiap peserta didik dapat mengikuti program ini dengan baik.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 9 Payakumbuh, Desfiwati, memandang Pesantren Ramadhan sebagai program penting dalam pembinaan karakter dan penguatan keimanan siswa.

"Meskipun hanya berlangsung selama 10 hari, dampaknya sangat signifikan bagi siswa," katanya.

Desfiwati juga menekankan pentingnya evaluasi tahunan untuk meningkatkan efektivitas program. Salah satu usulan yang sedang dipertimbangkan adalah memperpanjang durasi pesantren dengan materi yang lebih variatif.

Selain itu, sekolah berencana meningkatkan kapasitas guru agama internal melalui pelatihan agar bisa memberikan materi secara lebih mandiri di masa mendatang. Sekolah juga menggandeng ustaz dan lembaga keagamaan eksternal untuk memperkaya materi yang diberikan.

Dukungan Pemerintah Diharapkan

Desfiwati berharap pemerintah daerah memberikan dukungan lebih dalam bentuk kebijakan maupun pembiayaan agar program pesantren Ramadhan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat maksimal bagi siswa.

"Kami berharap ada kerja sama yang lebih erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung program ini," tutupnya.

Dengan berbagai pengalaman dan harapan dari siswa serta dukungan penuh dari sekolah dan pihak terkait, Pesantren Ramadhan tahun ini diharapkan dapat menjadi ajang pembelajaran yang lebih menyenangkan, bermanfaat, dan berkesan bagi para peserta didik. (cr1/rna/cr3)

Editor : Hendra Efison
#Tidak Monoton #Pesantren Ramadan 1446 H #Harus Variatif