Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Siswa MAN Asahan Lulus SNBP 2025 di Undip, Pilih Jurusan Konstruksi Kapal karena Cinta Lautan

Hendra Efison • Senin, 7 April 2025 | 07:22 WIB

Siswa MAN Asahan, Alfira Rahmadani.
Siswa MAN Asahan, Alfira Rahmadani.
PADEK.JAWAPOS.COM—Langkah awal menuju masa depan cerah ditapaki oleh Alfira Rahmadani, siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan. Alfira, atau akrab disapa Fira, tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat menerima pengumuman kelulusan.

Ia dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 dan diterima di program studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan Universitas Diponegoro (Undip), Semarang.

“Perasaannya bisa lulus SNBP 2025 ini pastinya senang sekali dan sangat bersyukur, karena kesempatan SNBP ini hanya dapat diikuti sekali saja. Saya juga tidak menyangka bahwa saya dinyatakan lulus di universitas impian saya itu,” tuturnya penuh semangat di kediamannya di Asahan, Minggu (6/4/2025).

Anak bungsu dari dua bersaudara ini memang dikenal aktif dan penuh semangat. Sejak kelas X, Fira telah aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap kegiatan sekolah. Ketertarikannya pada dunia kelautan dan kemaritiman menjadi dasar kuat dalam menentukan pilihan studi di perguruan tinggi.

“Saya memilih jurusan itu karena pada awalnya saya sangat tertarik dengan jurusan yang berhubungan dengan kelautan dan kemaritiman, kemudian saya coba mencari-cari jurusan yang berhubungan dengan itu. Setelah dapat, itupun perlu pertimbangan yang sangat matang bagi saya untuk yakin akan pilihan saya, sehingga saya melakukan finalisasi hanya beberapa hari sebelum penutupan pendaftaran SNBP,” jelasnya.

Perjalanan Fira tidaklah sendiri. Di balik prestasi ini, ada dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Mereka selalu hadir dalam setiap langkah dan keputusan Fira, terutama sang ibu yang memberikan kebebasan dan kepercayaan penuh untuk menempuh pendidikan tinggi di luar daerah.

“Orang tua dari awal sangat mendukung apapun pilihan dan keputusan saya, terutama Mama saya. Mama memberi saya kebebasan untuk melanjutkan pendidikan di mana saja yang saya inginkan asal niat dan tujuan yang baik,” ujar Fira, penuh haru.

Kini, dengan status sebagai calon mahasiswa Universitas Diponegoro, Fira telah menetapkan niat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Ia sadar bahwa menjadi mahasiswa jauh dari rumah memerlukan kemandirian dan keteguhan hati.

"Insya Allah harus selalu siap menghadapi segala sesuatu yang akan terjadi di sana. Diberi kepercayaan untuk bisa kuliah jauh dari orang tua, yang pastinya saya tidak boleh mengecewakan mereka. Saya harus bisa menjaga diri sendiri saat jauh dari orang tua dan akan selalu meminta do’a yang terbaik," ungkapnya.

Cerita Fira menjadi gambaran nyata bahwa tekad kuat, dukungan keluarga, dan keberanian memilih jalan sendiri adalah kunci menjemput masa depan. Ia adalah inspirasi baru dari Asahan, membuktikan bahwa asal usul bukan batasan, dan laut lepas telah menanti pelaut muda yang siap berlayar. (*)

Editor : Hendra Efison
#karena Cinta Lautan #Siswa MAN Asahan #Pilih Jurusan Konstruksi Kapal #Lulus SNBP 2025 di Undip