Ratusan wisudawan tersebut terdiri atas 19 lulusan Teknik Industri, 72 Teknik Pertambangan, 34 Teknik Lingkungan, serta 28 lulusan Program Studi Sistem Informasi. Dengan wisuda ini, total alumni STTIND Padang mencapai 2.281 orang.
Ketua STTIND Padang, Riko Ervil, MT, IPU, ASEAN Eng, menegaskan wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan momentum transisi menuju kontribusi nyata di dunia profesional dan masyarakat.
“Wisuda adalah titik balik. Kami berharap para lulusan berperan aktif sebagai alumni untuk turut memajukan STTIND,” ujar Riko Ervil dalam sambutannya.
Ia menyebutkan enam lulusan pada periode ini meraih predikat kelulusan dengan pujian. Pihak kampus juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan wali mahasiswa atas kepercayaan yang diberikan.
Riko Ervil menambahkan, STTIND Padang terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat melalui pembaruan kurikulum serta peningkatan kompetensi dosen yang selaras dengan kebutuhan industri. Saat ini, STTIND Padang telah memiliki satu orang guru besar.
Pengawas Yayasan Muhammad Yamin Padang, Prof. Dr. Nizwardi Jalinus, M.Ed, yang diwakili Antonius, SE, menekankan pentingnya kompetensi generasi muda di era Revolusi Industri 4.0 dan abad ke-21.
“Generasi muda harus kreatif, inovatif, mampu menjadi problem solver, serta tidak takut berkompetisi di tingkat global,” kata Antonius.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma, SH, M.Pd, mengingatkan bahwa kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan.
“Yang bertahan bukan yang paling kuat, tetapi yang paling mampu menyesuaikan diri,” ujarnya.
LLDIKTI Wilayah X berharap STTIND Padang terus berkolaborasi dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkarakter guna mendukung kemajuan Sumatera Barat.(CC1)
Editor : Hendra Efison