Dari total wisudawan tersebut, sebanyak 53 orang merupakan lulusan program sarjana (S1), sementara 22 lainnya berasal dari program khusus Ma’had Aly, yang mengikuti pendidikan keislaman berbasis pendalaman ilmu.
Prosesi wisuda dipimpin Ketua Pendidikan Tinggi Yayasan Waqaf Ar Risalah (YWAR) Ustaz H. Mulyadi Muslim, Lc., M.A., selaku ketua senat, dan dihadiri Ketua STAI Ar Risalah Sumbar Ustaz Dr. Erwan, M.A.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Ketua Koordinator Kopertais Wilayah VI Sumbar Prof. Dr. Martin, M.Pd., Kepala Bidang SMK Provinsi Sumbar Suryanto, M.Pd., Ketua Baznas Provinsi Sumbar Nurman Agus, M.Pd., Ketua Baznas Kabupaten Limapuluh Kota Yulius, Ph.D., perwakilan Pemerintah Kota Padang, serta orang tua wisudawan.
Kampus Berusia Lima Tahun, Wisuda Kedua Sejak Berdiri
Ketua STAI Ar Risalah Sumbar Ustaz Erwan menyampaikan, wisuda ini menjadi yang kedua sejak kampus tersebut berdiri dan menandai perjalanan lima tahun lembaga pendidikan tinggi Islam tersebut.
STAI Ar Risalah Sumbar terbentuk melalui penggabungan STEI Ar Risalah Sumbar dan STAI Yayasan Kebangkitan Islam Padang pada 2024, yang sekaligus mengubah status kelembagaan menjadi STAI Ar Risalah Sumbar.
Saat ini, STAI Ar Risalah Sumbar berstatus perguruan tinggi Islam terakreditasi Baik dengan lima program studi sarjana, yakni Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bahasa dan Sastra Arab, serta Pariwisata Syariah.
Selain itu, kampus ini juga memiliki satu program unggulan Ma’had Aly yang menjadi ciri khas penguatan keilmuan keislaman.
“Ilmu yang diperoleh selama masa studi hendaknya menjadi pijakan awal untuk terus belajar dan beradaptasi, tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman,” ujar Ustaz Erwan dalam sambutannya.
Tunggu Izin Tiga Prodi Baru dari Kementerian Agama
Ketua Pendidikan Tinggi YWAR Ustaz Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Koordinator Kopertais Wilayah VI Sumbar atas pembinaan yang konsisten sejak awal berdirinya STAI Ar Risalah Sumbar.
Baca Juga: Film Titip Bunda di Surga-Mu Tayang 26 Februari 2026, Angkat Drama Keluarga Penuh Air Mata
Ia menyebut pendampingan berkelanjutan menjadi pondasi penting bagi pengembangan institusi pendidikan tinggi Islam tersebut.
“Tahun ini, STAI Ar Risalah menunggu izin operasional tiga program studi baru dari Kementerian Agama, yaitu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan Islam, serta Manajemen Bisnis,” kata Mulyadi.
Ia menambahkan, kehadiran tiga program studi baru tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur akademik sekaligus mempercepat proses alih status kelembagaan dari sekolah tinggi menjadi institut.
“Dengan terpenuhinya persyaratan tersebut, kami optimistis transformasi kelembagaan dapat segera terwujud,” ujarnya.(cc1)
Editor : Hendra Efison