PADEK.JAWAPOS.COM-UIN Imam Bonjol Padang memaparkan kesiapan Calon Lembaga Sertifikasi Profesi (CLSP) untuk memperoleh lisensi BNSP dalam kegiatan yang digelar Jumat (10/4) di ruang rapat Pascasarjana kampus tersebut.
Kegiatan dimulai pukul 13.30 WIB dan dihadiri Rektor, Wakil Rektor I, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN IB Huriyatul Akmal, serta tim pendiri LSP. Tim LSP UIN IB memaparkan sejumlah aspek kesiapan CLSP dalam proses menuju lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Presentasi memuat dasar pendirian LSP berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 221 Tahun 2026, struktur organisasi, serta sarana dan prasarana pendukung.
Paparan juga menggarisbawahi potensi mahasiswa sebagai calon asesi, ruang lingkup skema sertifikasi, ketersediaan asesor kompetensi, dan program kerja strategis empat tahun ke depan.
Agenda ini menjadi bagian dari kegiatan nasional yang diikuti enam CLSP di Indonesia, yaitu CLSP UIN Imam Bonjol Padang, CLSP LPK Trisakti, CLSP Praktisi Syariah Indonesia, CLSP Profesional Sawit Indonesia, CLSP Tata Kelola Karbon dan Sampah, serta CLSP Siberdata Global Technology.
Kegiatan tersebut dibahas melalui rangkaian paparan yang tersusun dalam format presentasi.
Secara terpisah, UIN Imam Bonjol Padang juga mengikuti pembukaan kegiatan LSP bersama BNSP secara daring.
Partisipasi ini menegaskan komitmen kampus dalam mempercepat proses lisensi serta memastikan kesiapan penyelenggaraan sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UIN Imam Bonjol Padang berharap LSP kampus dapat segera memperoleh lisensi resmi BNSP agar mampu memberikan layanan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan lulusan secara profesional dan terstandar.(*)
Editor : Heri Sugiarto