PADEK.JAWAPOS.COM-Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2026 di Pusat UTBK Universitas Negeri Padang (UNP) Kepulauan Mentawai yang berlokasi di SMAN 2 Sipora berjalan lancar, aman, dan sesuai prosedur. Ujian yang digelar selama dua hari, 21–22 April itu diikuti 145 peserta yang hadir dan menjalani tes dengan tertib serta disiplin.
Berdasarkan keterangan tertulis dari Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Rabu (22/4/2026), kelancaran pelaksanaan UTBK ini merupakan hasil dari persiapan matang yang dilakukan jauh sebelum hari ujian.
Tim UNP telah melakukan pemantauan intensif terhadap kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari perangkat komputer, jaringan, hingga kenyamanan ruang ujian.
“Sinergi antara pihak sekolah, UNP, dan pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya pelaksanaan UTBK-SNBT di SMAN 2 Sipora,” kata Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Dr Haris Satria.
Seorang peserta asal SMA Negeri 1 Siberut Daya, Lina Maria Sakarourouna, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran UTBK di wilayah Kepulauan Mentawai.
“Saya sangat berterima kasih kepada UNP dan pemerintah daerah karena sudah menghadirkan UTBK di Mentawai. Kami jadi tidak perlu lagi pergi jauh ke Padang, yang tentu membutuhkan biaya dan waktu lebih besar,” ujarnya.
Ia menyebut pelaksanaan UTBK di Sipora memberi kesempatan yang lebih adil bagi peserta dari wilayah kepulauan.
“Dengan adanya UTBK di sini, kami merasa punya kesempatan yang sama dengan teman-teman di kota untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.
UNP menurunkan tim pengawas yang dipimpin oleh Fauzi Rahman, S.Pd dan Jumargus, S.Pd. Keduanya hadir langsung untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai standar nasional.
“Persiapan sudah dilakukan sejak jauh hari, termasuk memastikan perangkat komputer, jaringan, serta kenyamanan peserta selama ujian,” kata Fauzi Rahman.
Sebelumnya, Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D menegaskan bahwa kehadiran Pusat UTBK di Mentawai merupakan bentuk komitmen UNP menghadirkan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa, termasuk mereka yang tinggal di wilayah 3T.
Pelaksanaan UTBK di Kepulauan Mentawai juga sejalan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama: SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) — pemerataan akses pendidikan tinggi, dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities) — memperkecil disparitas antarwilayah.
"Dengan terselenggaranya UTBK-SNBT 2026 di Mentawai, UNP berharap semakin banyak siswa dari wilayah kepulauan yang memiliki peluang yang sama untuk masuk perguruan tinggi negeri," ujar Krismadinata.(*)
Editor : Heri Sugiarto