Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Shasmecka Nafisa Lolos 2 Kampus AS, Siap Kuliah di UNCC Charlotte 2026

Dila Kartika Sari • Minggu, 3 Mei 2026 | 13:23 WIB
Shasmecka Nafisa Harjo, Siswi SMAN 1 Solok lolos 2 kampus AS dan targetkan UNCC Charlotte 2026 lewat jalur transfer community college. (dok padeks)
Shasmecka Nafisa Harjo, Siswi SMAN 1 Solok lolos 2 kampus AS dan targetkan UNCC Charlotte 2026 lewat jalur transfer community college. (dok padeks)

PADEK.JAWAPOS.COM— Siswi SMAN 1 Solok, Shasmecka Nafisa Harjo, diterima di dua kampus Amerika Serikat untuk program sains, Sabtu (2/5/2026). Ia menargetkan kuliah di University of North Carolina Charlotte mulai 2026.

Shasmecka, siswa kelas XII.F.3.1, lolos pada dua program berbeda, yakni Associate in Science di Central Piedmont Community College dan Chemistry Biochemistry Concentration Bachelor of Science di University of North Carolina Charlotte (UNCC).

Ia menjelaskan, langkah awal akan ditempuh melalui community college untuk mengumpulkan kredit semester sebelum transfer ke UNCC. “Saya akan ambil satu semester secara daring di community college itu, sebelum pindah ke UNCC,” ujarnya.

Orientasi daring telah diselesaikan sekitar sepekan lalu. Perkuliahan dijadwalkan mulai Agustus 2026, sementara keberangkatan ke Amerika Serikat direncanakan pada Oktober 2026.

Baca Juga: Dewa United vs Semen Padang FC: Angelo Meneses Tegaskan Misi Selamat dari Degradasi

Kesempatan ini juga menjadi momen kembali ke negara yang pernah ia tinggali selama tujuh tahun, saat usia 9 hingga 16 tahun. Pengalaman tersebut membuatnya lebih adaptif terhadap lingkungan akademik di sana.

“Keinginan kembali ke AS sangat kuat, sejalan dengan agenda keluarga untuk pindah dan tinggal permanen di Charlotte,” ungkapnya.

Dalam prosesnya, Shasmecka menghadapi tantangan adaptasi setelah kembali ke Indonesia. Ia mengaku mengalami culture shock akibat perbedaan sistem pembelajaran yang lebih ketat dan berdampak pada kondisi mental.

Untuk mengatasinya, ia meningkatkan disiplin belajar dengan fokus pada mata pelajaran kimia, biologi, matematika lanjutan, dan sosiologi. Nilai akademiknya konsisten di atas 80, ditopang kemampuan bahasa Inggris yang telah terbentuk sejak lama.

Baca Juga: Semen Padang FC Wajib Menang Lawan Dewa United Malam Ini atau Terancam Susul PSBS Biak ke Liga 2

Proses pendaftaran ke kampus luar negeri juga tidak mudah. Ia harus mengurus dokumen administrasi dan surat rekomendasi berbahasa Inggris dari guru bimbingan konseling serta guru mata pelajaran.

“Semua saya jalani mandiri, dengan dukungan keluarga dan bantuan guru,” katanya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada guru yang membantu proses tersebut, khususnya dalam penyusunan dokumen akademik dan rekomendasi.

Pencapaian ini menunjukkan peluang pelajar daerah untuk menembus pendidikan global semakin terbuka, terutama dengan persiapan akademik dan bahasa yang matang. Kondisi ini juga berpotensi mendorong minat siswa lain di Sumbar untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Shasmecka menargetkan proses studi berjalan lancar hingga tahap transfer ke UNCC. Ia juga mengimbau pelajar lain mempersiapkan dokumen akademik dan tes bahasa sejak dini untuk membuka peluang serupa.(*)

Editor : Hendra Efison
#University of North Carolina Charlotte #Central Piedmont Community College #pelajar Sumbar ke luar negeri #siswi SMAN 1 Solok #Shasmecka Nafisa