PADEK.JAWAPOS.COM–Program Penerimaan Murid Baru Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMA Negeri 8 Padang resmi dibuka.
Program pendidikan alternatif yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini menyasar anak-anak usia 16 hingga 18 tahun yang terpaksa putus sekolah atau belum berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas, khususnya mereka yang terhambat karena keterbatasan biaya atau jarak.
Pendaftaran dibuka mulai 7 Mei hingga 25 Agustus 2026 secara daring melalui tautan resmi https://s.id/pjjsman8padang, tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Baca Juga: 6 Rekomendasi City Car Terbaik untuk Mobilitas Harian di Berbagai Kondisi Jalan
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan tidak ada satu pun anak di Sumatera Barat yang kehilangan hak atas pendidikan.
"Saat ini pemerintah telah membuka jalan keluar yang mudah, fleksibel, dan gratis melalui program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMA N 8 Padang," ujar Mahyeldi.
Lebih jauh, Mahyeldi secara khusus menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah, mulai dari kepala dinas, camat, lurah, wali nagari, kepala jorong, hingga ketua RT dan RW di seluruh wilayah Sumatera Barat untuk aktif menyisir dan mendata anak-anak usia 16–18 tahun yang saat ini tidak bersekolah di wilayah kerja masing-masing.
Baca Juga: Kisah Para Pendonor di PT Semen Padang, Dari Menolong Sesama hingga Menjaga Kebugaran
"Bantu mereka, antarkan mereka, daftarkan mereka ke program PJJ ini. Jangan biarkan masa depan anak-anak kita padam karena keterbatasan biaya atau jarak. Mari kita tuntaskan angka anak tidak sekolah di Sumatera Barat bersama PJJ SMA N 8 Padang. Ayo kembali ke sekolah," tegas Mahyeldi.
Pernyataan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah provinsi dalam mengejar target penurunan angka anak tidak sekolah (ATS) yang hingga kini masih menjadi tantangan di berbagai daerah, terutama di wilayah pelosok dan kawasan terpencil.
Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) merupakan jalur pendidikan formal alternatif yang diimplementasikan oleh Kemendikdasmen pada tahun 2026.
Baca Juga: Sejak Pagi Pendonor Mengantre, PMI Turunkan 35 Aftaper di GSG PT Semen Padang
Program ini dirancang untuk menjangkau peserta didik dengan berbagai kondisi dan hambatan baik geografis, ekonomi, maupun sosial tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran.
Melalui sistem belajar yang fleksibel, siswa tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari sambil mengikuti pendidikan secara formal. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh ijazah resmi dari SMA N 8 Padang, yang diakui secara nasional.
Dalam pelaksanaannya, program PJJ menerapkan dua metode utama yang dikombinasikan secara proporsional teridiri atas 70% Asinkronus, yakni siswa belajar secara mandiri menggunakan Learning Management System (LMS), memanfaatkan sumber belajar dari platform Rumah Pendidikan, serta modul ajar yang telah disediakan.
Baca Juga: Tanahdatar Gencarkan Pengelolaan Sampah dari Sumber, Bank Sampah Jadi Andalan
Metode ini memungkinkan siswa untuk belajar sesuai dengan waktu dan kondisi masing-masing tanpa dibatasi aturan waktu yang mengikat.
Kemudian 30% Sinkronus, memuat pembelajaran berlangsung melalui tatap maya maupun tatap muka terbatas, yang bertujuan untuk memberikan umpan balik langsung serta pendampingan dari guru atau tutor. Sesi ini memastikan kualitas interaksi edukatif tetap terjaga meski dilakukan dari jarak jauh.
Perpaduan kedua metode ini menjadikan PJJ bukan sekadar alternatif, melainkan solusi pendidikan yang terstruktur dan berkualitas bagi mereka yang selama ini tidak terjangkau oleh sistem sekolah konvensional.
Baca Juga: Semarakkan Hari Lahir Pancasila, PT Semen Padang Sumbangkan 312 Kantong Darah kepada PMI
Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri atau membantu anak-anak di lingkungan sekitarnya. Program PJJ SMA N 8 Padang terbuka bagi calon peserta didik yang berusia 16 hingga 18 tahun dengan pendidikan terakhir tamatan SMP, MTs, atau Paket B sebelum tahun 2026, serta Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang tidak tercatat aktif di sekolah formal maupun nonformal mana pun.
Program ini sepenuhnya gratis tanpa pungutan apa pun, dan pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui https://s.id/pjjsman8padang.
Pendaftaran dibuka sejak 7 Mei 2026 dan akan ditutup pada 25 Agustus 2026. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut juga dapat mengakses website resmi SMA N 8 Padang.
Baca Juga: Semarakkan Hari Lahir Pancasila, PT Semen Padang Sumbangkan 312 Kantong Darah kepada PMI
Pada tahun 2026, program PJJ secara nasional menargetkan anak tidak sekolah (ATS) berusia 16–18 tahun dengan sejumlah prioritas wilayah yang telah ditetapkan, meliputi Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), wilayah dengan tingkat ATS yang tinggi, daerah rawan bencana, serta Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) yang memiliki konsentrasi anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggi.
Cakupan program ini tidak hanya terbatas di dalam negeri. Secara nasional, PJJ jenjang menengah tahun 2026 diselenggarakan oleh 82 sekolah di seluruh Indonesia dan 1 sekolah di Malaysia, menjadikannya program pendidikan dengan jangkauan lintas batas.
Khusus di Provinsi Sumatera Barat, terdapat 4 sekolah yang terlibat, yang terbagi atas 1 unit Sekolah Induk sebagai pusat penyelenggara dan pengelola utama, serta 3 unit Sekolah Mitra yang bertindak sebagai pendukung operasional PJJ di wilayah sekitarnya.
Baca Juga: 10 Universitas Terbaik di Jakarta 2026, Pilihan Kampus Berkualitas untuk Masa Depan
Program PJJ SMA N 8 Padang bukan sekadar program pendidikan biasa. Ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa keterbatasan geografis dan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda Sumatera Barat dalam meraih masa depan yang lebih cerah.
Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa tanggung jawab ini bukan hanya berada di tangan pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Setiap warga yang mengetahui ada anak usia 16–18 tahun di sekitarnya yang tidak bersekolah, diminta untuk membantu mengarahkan dan mendaftarkan mereka ke program ini.
Bagi yang ingin mendaftarkan diri atau mengetahui informasi lebih lanjut, kunjungi https://s.id/pjjsman8padang atau website resmi SMA N 8 Padang. Daftarkan diri sekarang sebelum pendaftaran ditutup pada 25 Agustus 2026. (cc1)
Editor : Adetio Purtama