Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

PNP Dampingi Karang Taruna Lubeg Tingkatkan Kemampuan Impromptu Speech untuk Public Speaking

Heri Sugiarto • Senin, 29 Juni 2026 | 06:34 WIB
Tim PKM Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Padang (PNP) yang melaksanakan pendampingan Impromptu Speech di Lubeg.(Foto: Sari)
Tim PKM Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Padang (PNP) yang melaksanakan pendampingan Impromptu Speech di Lubeg.(Foto: Sari)

PADEK.JAWAPOS.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Padang (PNP) memberikan pendampingan peningkatan kemampuan Impromptu Speech kepada anggota Karang Taruna Linggarjati, Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Mujahidin, Komplek Pemda Aru, Lubuk Begalung itu merupakan lanjutan program PKM tahun sebelumnya yang berfokus pada penguatan kemampuan public speaking bagi anggota Karang Taruna.

Tim PKM dipimpin oleh Astuti Pratiwi Rahmadhani dengan anggota dosen Desi Yulastri, Sariani, Nini Wahyuni, Mutia El Khairat, serta mahasiswa Sri Maihartati.

Ketua Tim PKM, Astuti Pratiwi Rahmadhani, mengatakan hasil evaluasi kegiatan tahun sebelumnya menunjukkan peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai public speaking. Namun, mereka masih memerlukan pendampingan agar mampu menerapkan materi yang telah dipelajari dalam situasi nyata.

"Hasil yang didapatkan pada kegiatan tahun sebelumnya menunjukkan bahwa para peserta mengalami peningkatan pengetahuan dalam public speaking, dan masih membutuhkan pendampingan untuk mengimplementasikan materi yang telah diperoleh," ujarnya.

Pelatihan tersebut diikuti Ketua Karang Taruna Linggarjati, Wegi Fatriadi Dikarwosa, beserta jajaran pengurus dan anggota. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti materi dan praktik yang diberikan.

Menurut Astuti, metode Impromptu Speech dipilih karena bersifat praktis dan mudah diterapkan dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan bermasyarakat. Kemampuan berbicara secara spontan dinilai penting untuk mendukung kepemimpinan generasi muda.

Ia berharap para pengurus dan anggota Karang Taruna mampu menyampaikan gagasan dengan percaya diri, baik dalam organisasi maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

"Hal ini dikarenakan metode Impromptu Speech ini bersifat praktis, aplikatif dan sejalan dengan karakter pembelajaran non-formal dalam organisasi kepemudaan," katanya.

Ketua Karang Taruna Linggarjati, Wegi Fatriadi Dikarwosa, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan organisasi kepemudaan saat ini.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan pendampingan Impromptu Speech untuk berbicara di depan umum yang dilaksanakan oleh tim PKM Jurusan Bahasa Inggris PNP ini, dapat meningkatkan kepercayaan diri, keberanian untuk tampil di forum publik serta kapasitas kepemimpinan dalam menyosialisasikan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di masyarakat," ujarnya.

Sekretaris Karang Taruna Linggarjati, Sabrina Fajrin, menilai kemampuan berbicara di depan umum menjadi bekal penting bagi generasi muda di era digital.

Menurutnya, perkembangan zaman menuntut pemuda memiliki kemampuan berpikir kritis, percaya diri, serta mampu merespons berbagai situasi secara cepat.

"Semakin kreatif dan inovatif para pemudanya, semakin maju wilayahnya," katanya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Impromptu Speech #Karang Taruna Linggarjati Lubeg #Public Speaking Padang #jurusan bahasa inggris pnp #PNP