Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sarana Wisata Pulau Setan Dibenahi

Novitri Selvia • Kamis, 21 April 2022 | 12:01 WIB
KELOLA: Pulau Setan yang terus berbenah menyambut libur Lebaran.
KELOLA: Pulau Setan yang terus berbenah menyambut libur Lebaran.
Setelah dua tahun Lebaran sepi pengunjung akibat pandemi Covid-19, wisata Pulau Setan yang terdapat di kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, diprediksi akan kembali ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Bersama Mandeh Tarusan Jaya (MTJ), melalui Unit Wisata Pulau Setan, lakukan perbaikan berbagai sarana dan prasarana penunjang kawasan.

Hal itu disampaikan Ketua BUMNag Bersama MTJ, Suryadi Chan dengan didampingi Koordinator unit wisata Pulau Setan, Elfi Mahyuni, kemarin (20/4) di Painan.

“Beberapa sarana dan prasarana yang dilakukan perbaikan dan peningkatan untuk kenyamanan pengunjung itu diantaranya, tempat ibadah, MCK, gazebo, dermaga sandar kapal, pusat kuliner, dan lainnya. Sebab diprediksi kunjungan selama hari raya nanti mencapai 100 ribu pengunjung, atau setidaknya sama saat pandemi Covid-19 terjadi,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihak pengelola wisata di semua titik di kawasan Mandeh akan menerapkan protokol Covid-19, termasuk juga di Pulau Setan.

“Sebab kita tidak menginginkan pandemi Covid-19 yang sudah melandai saat ini kembali meningkat. Dan salah satu penyebabnya karena abai dengan protokol kesehatan, terutama di kawasan wisata Mandeh,” ucapnya.

Terkait prediksi akan meningkatnya kunjungan ke Kawasan Wisata Mandeh pada Hari Raya Idul Fitri 1443 H tahun 2022 ini, menjadi salah satu alasan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pessel untuk juga ikut memberikan dorongan terhadap pengembangan kawasan itu, termasuk juga beberapa kawasan wisata unggulan di daerah itu.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Suhendri, ketika dihubungi kemarin (20/4) mengatakan, bahwa pengembangan Pulau Setan dengan cara melengkapi sarana dan prasarana pendukung itu, sekarang juga telah dilakukan oleh BUMNag Bersama MTJ.

“Pengelolaan kawasan itu diserahkan kepada BUMNag Bersama MTJ melalui Unit unit wisata Pulau Setan, karena pulau itu sekarang telah menjadi salah satu ikon pariwisata unggulan di kawasan tersebut,” katanya.

Dijelaskannya bahwa melalui BUMNag Bersama MTJ itu, maka pengelolaannya bisa  dilakukan secara profesional, sebab penataan kawasan bisa dilakukan secara maksimal sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Kita berharap melalui pengembangan sarana dan prasarana, serta penambahan berbagai atraksi wisata di kawasan itu akan membuat wisatawan semakin meningkat dan semakin nyaman,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa Pulau Setan merupakan salah kawasan favorit bagi pengunjung saat datang ke Kawasan Mandeh.

“Di kawasan ini biasanya pengunjung melakukan berbagai atraksi wisata. Seperti makan siang, berenang, shalat, hiking hingga atraksi wisata air seperti banana boat/donat boat. Kawasan ini juga memiliki pantai yang bersih, indah dan sangat nyaman untuk berenang. Diprediksi selama lebaran nanti kunjungan wisatawan ke pulau ini mencapai 100 ribu orang,” tutup Suhendri. (yon) Editor : Novitri Selvia
#Kawasan Mandeh #pariwisata #Pulau Setan