Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bikin Bangga, Painan Kembali Meraih Piala Adipura ke 7 Kalinya

Novitri Selvia • Selasa, 5 Maret 2024 | 16:09 WIB

Mawardi Roska (kiri) saat menerima penghargaan piala Adipura, bersalaman dengan Wamen LHK RI, Alue Dohong, di Auditorium Dr Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti KLHK RI Jakarta. (Dok Wildan Kominfo)
Mawardi Roska (kiri) saat menerima penghargaan piala Adipura, bersalaman dengan Wamen LHK RI, Alue Dohong, di Auditorium Dr Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti KLHK RI Jakarta. (Dok Wildan Kominfo)
Painan ibu kota Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali meraih penghargaan Piala Adipura untuk yang ketujuh kalinya.

Penyerahan piala Adipura penilaian tahun 2023 itu, dilakukan Selasa (5/3) oleh Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Alue Dohong, dengan disaksikan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya dan Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di Auditorium Dr Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti KLHK RI Jakarta, kepada Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, diwakili Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Mawardi Roska.

Dalam sambutannya Menteri LHK RI, Siti Nurbaya, menjelaskan bahwa di tahun 2023 tersebut telah dilaksanakan pemantauan lapangan terhadap 259 kabupaten/kota se-Indonesia atau sekitar 50,39 persen dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa Adipura adalah agenda nasional dan kebijakan yang dilaksanakan sejak tahun 1986, guna memberikan penghargaan terhadap kota/kabupaten yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan perkotaan, lingkungan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, ekonomi hijau, dan fungsi ekologis untuk mencapai kota berkelanjutan.

"Program Adipura juga menjadi instrumen penting bagi lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten/kota terus didorong untuk melakukan pengelolaan sampah yang terkoordinir dari hulu ke hilir. Pemerintah daerah juga diminta mengoperasikan TPA (Tempat Pembuangan Akhir), mendorong pencapaian RTH (Ruang Terbuka Hijau) dan lainnya," harap Siti

Wapres, Ma'ruf Amin dalam pidatonya mengatakan, kebijakan dan program Adipura di Indonesia akan terus disempurnakan. Esensi Adipura diharapkan tetap terjaga. Pemerintah daerah serta masyarakat secara luas sangat diharapkan peranannya untuk kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah secara maksimal.

Dikatakan, pengelolaan sampah menjadi isu yang kompleks, dan tentunya juga menjadi perhatian pemerintah. Pengurangan sampah sebesar 30 persen, dan penanganan sampah sebesar 70 persen terus dilakukan. Dalam hal ini, pemerintah daerah didorong melakukan pengelolaan sampah secara terpadu dari hulu ke hilir.

"Adipura diharapkan mampu meningkatkan kontribusi dalam pengelolaan sampah dan memenuhi target pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis. Ditekan kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk mencapai target pengelolaan sampah, dan meningkatkan peran aktif masyarakat," ujarnya.

Sekkab Pessel, Mawardi Roska, usai menerima penghargaan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Pessel dan juga terhadap semua pihak terkait di daerah itu yang sudah menunjukkan partisipasinya menjadikan Painan sebagai kota yang bersih.

Dia menjelaskan bahwa Piala Adipura kategori kota kecil yang diterimanya itu merupakan yang ketujuh kalinya didapatkan oleh Pesisir Selatan.

"Piala Adipura kategori kota kecil yang kembali diterima oleh Pesisir Selatan ini merupakan yang ketujuh kalinya. Diantaranya tahun 1994, 2009, 2013, 2017, 2018, 2022, dan di tahun 2023 yang penyerahannya dilakukan di tahun ini," katanya, dengan juga didampingi sejumlah pejabat Dinas Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkimtan dan LH) Pessel.

Dia mengatakan bahwa itu bisa tercapai berkat usaha dan doa masyarakat Pesisir Selatan, serta juga berkat kesungguhan semua perangkat daerah dan tenaga kebersihan yang ada di lingkungan Pemkab Pessel dalam menciptakan lingkungan yang bersih.

"Berkat upaya itu, sehingga Pessel dinilai mampu memberikan kinerja pengelolaan lingkungan hidup perkotaan yang baik di tahun 2023. Barkat capaian itu, maka penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh masyarakat dan tenaga kebersihan yang tidak kenal lelah membersihkan lingkungan serta mengelola sampah dengan baik," ungkapnya.

Dia berharap penghargaan Adipura tersebut akan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan peran dan fungsi dalam menciptakan lingkungan yang bersih serta pengelolaan sampah secara maksimal.

"Dari itu kami atas nama pemerintah daerah juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui KLHK RI karena telah memberikan apresiasi berupa penghargaan Adipura. Semoga kedepan peran pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah semakin baik lagi," katanya.

Ditambahkannya bahwa Pemkab Pessel kedepan akan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan mengurangi serta mengelola sampah dengan baik.

Mawardi Roska mengatakan bahwa Pemkab Pessel memang serius menyikapi persoalan sampah, salah satu upaya nyata adalah dengan melibatkan masyarakat mengelola sampah. Masyarakat secara partisipatif diminta mengumpulkan sampah di lingkungan masing-masing.

Dia berharap semoga penghargaan Adipura tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan lingkungan, fasilitas umum, instansi pemerintah dan lingkungan pemukiman.

"Mari kita ciptakan lingkungan yang bersih, indah dan nyaman agar kualitas kesehatan masyarakat juga semakin membaik di daerah ini," tutupnya. (yon)

 

Editor : Novitri Selvia
#pengelolaan sampah #piala adipura #Alue Dohong #Mawardi Roska #Pemkab Pessel