PADEK.JAWAPOS.COM-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Dani Sopian, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan segera memperbaiki akses jalan yang rusak dan terban di Nagari Muaro Sakai, Kecamatan Pancung Soal.
Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Namun, sudah dua tahun terakhir pengerjaannya terbengkalai tanpa kejelasan lanjutan.
Desakan itu disampaikan Dani saat meninjau langsung kondisi jalan yang rusak parah tersebut pada Selasa (29/7), didampingi sejumlah tokoh masyarakat setempat.
“Jika jalan yang rusak dan terban ini tidak segera diperbaiki, kondisinya akan semakin parah. Dampaknya, warga di Nagari Muaro Sakai akan terisolasi. Saya minta Pemkab Pessel, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), segera mengambil tindakan,” tegas anggota DPRD dari Daerah Pemilihan V, Fraksi Partai NasDem itu.
Dani menambahkan, sebagai wilayah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai sangat penting bagi masyarakat.
“Kalau akses jalan tidak layak, biaya produksi pertanian dan perkebunan akan meningkat. Bahkan jika ruas jalan yang saat ini sebagian sudah terban benar-benar terputus, maka mata rantai perekonomian warga akan terhenti. Warga harus memutar belasan kilometer untuk bisa keluar dari kampung,” jelasnya.
Dani mengaku telah menerima informasi dari Dinas PUTR Pessel bahwa perbaikan jalan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, karena belum ada realisasi konkret hingga kini, ia kembali mendesak agar perbaikan segera dilakukan.
“Sudah hampir dua tahun terbengkalai. Saya mendesak agar pemerintah segera merealisasikannya. Saat ini kondisinya sudah semakin parah dan sangat memprihatinkan,” tambahnya.
Ia juga berharap agar Pemkab Pessel benar-benar memprioritaskan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. “Saya tidak ingin masyarakat Nagari Muaro Sakai merasa dianaktirikan oleh pemerintah daerah,” pungkas Dani.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Pessel, Fahresi Eka Siska, saat dikonfirmasi pada Selasa (30/7), membenarkan bahwa ruas jalan rusak di Nagari Muaro Sakai telah dimasukkan dalam pembiayaan Belanja Tidak Terduga (BTT) melalui APBD 2025.
“Sudah pasti akan dikerjakan. Saat ini kami sedang dalam tahap persiapan. Segera akan diperbaiki,” ujarnya.
Eka menjelaskan, jalan yang terbengkalai tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Nagari Muaro Sakai dengan Nagari Tluk Amplu, sehingga menjadi prioritas pada tahun anggaran 2025. “Karena ini akses utama, maka kita jadikan prioritas di 2025,” imbuhnya. (yon)
Editor : Novitri Selvia