Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tiga Jembatan Rusak Segera Dibangun BNPB

Yoni Syafrizal • Senin, 18 Agustus 2025 | 14:00 WIB

USULAN DITERIMA: Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, saat meninjau kondisi Jembatan Gantung Pelangai Gadang di Ranah Pesisir, yang rusak.
USULAN DITERIMA: Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, saat meninjau kondisi Jembatan Gantung Pelangai Gadang di Ranah Pesisir, yang rusak.

PADEK.JAWAPOS.COM-Harapan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) untuk kembali memiliki akses jembatan yang aman pascabanjir bandang pada Maret 2024 segera terwujud.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI memastikan akan membangun kembali tiga jembatan yang rusak dan tersebar di tiga kecamatan.

Kepastian ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Yuskardi, pada Sabtu (17/8) di Painan.
Yuskardi menjelaskan bahwa hal ini terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) pra-verifikasi lapangan antara BNPB RI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pessel yang digelar, Jumat (16/8).

“Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa tim BNPB akan meninjau langsung ke lapangan pada Selasa (19/8),” ujarnya.

Tiga jembatan yang akan dibangun kembali adalah Jembatan Gantung Koto Pulai di Kecamatan Lengayang, Jembatan Gantung Inunang di Kecamatan Batang Kapas, dan Jembatan Gantung Pelangai Gadang di Kecamatan Ranah Pesisir.

Ketiga jembatan tersebut mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir bandang beberapa bulan lalu, yang menyebabkan terputusnya akses antardesa dan antarkecamatan.

Yuskardi menambahkan bahwa pembangunan jembatan-jembatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan advokasi antara Pemkab Pessel dan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat I, Lisda Hendrajoni.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh Ibu Lisda Hendrajoni yang telah mengawal langsung proses pengajuan ke BNPB RI. Ini sangat berarti bagi masyarakat,” katanya.

Selama ini, warga hanya dapat menggunakan jembatan darurat untuk menyeberang. Selain berisiko membahayakan, kondisi tersebut juga menghambat aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Usulan perbaikan jembatan diajukan oleh Bupati Pessel, Hendrajoni, beberapa bulan lalu melalui proposal resmi kepada BNPB RI. Proposal ini menjadi salah satu prioritas dalam agenda penanggulangan bencana nasional.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, ketika dihubungi, menyampaikan rasa syukur atas respons cepat dari pemerintah pusat melalui BNPB. Ia menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara legislatif dan eksekutif daerah.

“Alhamdulillah, ini kado istimewa menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan dengan membebaskan rakyat dari keterisolasian akibat infrastruktur rusak,” ujar Lisda, Sabtu (17/8).

Ia menegaskan bahwa jembatan bukan hanya penghubung fisik, tetapi juga merupakan sarana penting dalam menunjang roda perekonomian, pendidikan, dan kegiatan sosial masyarakat.

“Anak-anak kita bisa kembali sekolah dengan tenang, pedagang bisa membawa hasil kebun ke pasar tanpa hambatan, dan yang paling penting, masyarakat merasa aman saat melintas,” tambahnya.

Lisda berharap proyek pembangunan dapat segera dimulai setelah verifikasi lapangan dilakukan oleh BNPB. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai standar dan tepat waktu.

“Ini bentuk hadirnya negara di tengah rakyat yang tertimpa musibah. Jangan biarkan mereka menunggu terlalu lama. Kita ingin masyarakat Pesisir Selatan bangkit lebih kuat,” kata Lisda.

Pembangunan kembali ketiga jembatan tersebut diprediksi akan membawa dampak signifikan dalam pemulihan pascabencana di wilayah selatan Sumatera Barat.

Dengan akses transportasi yang kembali normal, aktivitas warga di tiga kecamatan diharapkan pulih, bahkan lebih produktif dari sebelumnya. (yon)

Editor : Novitri Selvia
#Yuskardi #Batang Kapas Pesisir Selatan #BPBD Pessel #Lengayang Pessel #jembatan rusak