Satu unit rumah permanen milik warga dilaporkan hangus terbakar, sementara petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan aset warga senilai miliaran rupiah.
Sekretaris Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengatakan bahwa laporan musibah tersebut diterima oleh Mako Damkarmat Painan sekitar pukul 11.05 WIB melalui informasi dari Wali Nagari setempat.
"Personel segera bergerak menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 37 kilometer. Respon time tim mencapai 45 menit untuk sampai di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK)," ujar Dongki Agung, Jumat sore.
Bangunan utama yang terbakar adalah satu unit rumah hunian permanen seluas 10 x 20 meter milik Widya Wati (44), seorang ibu rumah tangga. Api terlihat berkobar sejak pukul 11.45 WIB. Untuk menjinakkan si jago merah, Damkar Pesisir Selatan mengerahkan Unit Pompa Armada Mako Painan berkapasitas 5.000 liter.
Proses pemadaman melibatkan Piket Regu C Damkar Painan dengan bantuan tambahan personel dari Damkar Tapan. Upaya penanganan dilakukan melalui prosedur pemadaman, pendinginan, hingga tahap overhaul guna memastikan tidak ada titik api tersisa. Operasi ini turut dibantu secara bahu-membahu oleh masyarakat setempat serta personel TNI dan Polri.
Meski satu unit rumah ludes dengan taksiran kerugian mencapai Rp1,5 miliar, petugas berhasil melakukan lokalisir api sehingga tidak merambat ke bangunan sekitar.
Dongki Agung menyebutkan bahwa tindakan cepat petugas berhasil menyelamatkan aset yang jauh lebih besar.
"Sebanyak 4 unit rumah hunian permanen dan 1 gudang gambir berhasil diamankan dari jangkauan api. Taksiran nilai aset yang terselamatkan mencapai Rp3 miliar," jelasnya.
Editor : Adetio Purtama