“Kami selaku anggota DPR mendengar aspirasi masyarakat dengan seksama. Hal yang mencuat dalam diskusi antara lain infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, ekonomi pertanian, lingkungan dan kelestarian alam, keamanan ketertiban, sosial dan kesejahteraan, serta jnovasi dan teknologi,” tutur Nevi.
Politisi PKS ini mengajak agar penguatan partisipasi masyarakat dalam proses pembuatan kebijakan dan pelaksanaan program dapat diperkuat.
Dia mengimbau agar ada ruang terbuka untuk masyarakat menyampaikan aspirasi dan ide-ide konstruktif. Untuk jalur legislatif, menurutnya dengan momen temu ramah inilah penyampaian aspirasi dapat dilakukan.
Nevi mengatakan bahwa fasilitas pendidikan, kualitas guru, dan sarana pembelajaran merupakan bagian dari penguatan yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Agam atau Sumatera Barat pada umumnya.
Dia menambahkan, pemerintah pusat maupun daerah serta partisipasi swasta menjadi pemeran penting untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan seluruh masyarakat, termasuk pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan.
Selain pendidikan, Anggota Komisi VI DPR RI ini menjelaskan bahwa UMKM seringkali kesulitan memasarkan produk secara efektif dan mencapai pangsa pasar lebih besar.
Mereka banyak yang butuh bantuan dalam strategi pemasaran, promosi, dan akses ke platform online untuk memperluas jangkauan produk mereka.
Nevi menambahkan, bahwa dirinya juga akan selalu mendukung sektor ekonomi dan upaya meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan pelaku UMKM. Salah satu yang sudah dilakukannya adalah membuat langkah-langkah untuk mendorong sektor ekonomi lainnya dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
“Pertemuan secara terbuka dan transparan seperti ini hasilnya dapat dijadikan masukan bagi anggota DPR RI dalam menyusun kebijakan dan program yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(rel) Editor : Admin Padek