Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tiku Selatan Berpeluang Jadi Kampung Nelayan Modern, Anggaran Rp24 Miliar Disiapkan

Putra Susanto • Kamis, 9 April 2026 | 14:11 WIB
VERIFIKASI LOKASI: Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan
(KKP) bersama DKPP Agam meninjau calon lokasi pembangunan
KNMP di kawasan Pasiatiku, Nagari Tiku Selatan,
Tanjungmutiara, Selasa (7/4).(ROSVA DESWIRA FOR PADEK)
VERIFIKASI LOKASI: Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama DKPP Agam meninjau calon lokasi pembangunan KNMP di kawasan Pasiatiku, Nagari Tiku Selatan, Tanjungmutiara, Selasa (7/4).(ROSVA DESWIRA FOR PADEK)

 
PADEK.JAWAPOS.COM-Jalan panjang usulan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Nagari Tiku Selatan mulai menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Agam memastikan peluang program tersebut terbuka lebar, menyusul hasil survei dan verifikasi lapangan oleh tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut proposal yang diajukan sejak 2025. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Agam Rosva Deswira, yang mendampingi tim ke lokasi, menyebut hasil awal cukup menjanjikan.

Salah satu syarat krusial yakni ketersediaan lahan yang clean and clear dinyatakan terpenuhi. Lahan di Pasiatiku yang sejak lama menjadi pusat aktivitas nelayan itu kini telah disepakati sebagai lokasi pembangunan, setelah melalui proses panjang terkait status tanah ulayat.

Baca Juga: Yota Balad Tekankan Strategi Adaptif dan Berorientasi Kesejahteraan di Musrenbang

Menurutnya, kesepakatan hibah lahan ke pemerintah nagari menjadi kunci. Prosesnya tidak mudah, sempat berlangsung alot dalam sejumlah pertemuan antara Pemkab Agam, pemerintah kecamatan, nagari, hingga pemuka adat dan tokoh masyarakat sepanjang 2025.

“Meski peluang terbuka, keputusan final tetap menunggu hasil pleno di Jakarta. Jika disetujui, anggaran sekitar Rp 24 miliar siap digelontorkan,” katanya, Rabu (8/4).

Ia menjelaskan, program KNMP mencakup pembangunan berbagai fasilitas penunjang nelayan, seperti tempat pelelangan ikan atau pasar ikan, pabrik es, cold storage, hingga bengkel workshop. Namun KKP menegaskan, hanya komponen dalam menu kegiatan yang bisa diakomodir.

Baca Juga: Polda Sumbar Musnahkan 118 Kg Narkotika, Ungkap 68 Kasus dalam Dua Bulan

Untuk kebutuhan di luar itu, Pemkab Agam diminta proaktif menjalin koordinasi lintas kementerian, seperti PUPR dan Perumahan Rakyat.

Ia menambahkan, tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan survei dan verifikasi lokasi di Jorong Pasiatiku, Selasa (7/4) lalu. Sejumlah pihak turut hadir dalam survei tersebut, mulai dari DKPP Agam, camat, wali nagari, hingga unsur adat dan koperasi calon pengelola.

Jika terealisasi, KNMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi nelayan. Koperasi Desa Merah Putih Tiku Selatan disiapkan sebagai pengelola, dengan target meningkatkan aktivitas perikanan dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir Tanjungmutiara. (ptr)

Baca Juga: Arsenal Bantu Premier League Dapat Klub Kelima, Kuota Wakil Inggris  di Liga Champions Musim Depan

Editor : Novitri Selvia
#Tiku Selatan #Nelayan Modern #KNMP #DKPP Agam #Rosva Deswira