PADEK.JAWAPOS.COM - Lonjakan wisatawan ke Kabupaten Agam saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah tetap tinggi, meski belum sepenuhnya pulih. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga mencatat total kunjungan mencapai 141.509 orang.
Angka ini menurun dibandingkan Lebaran tahun lalu yang menyentuh 167.451 kunjungan. Penurunan sekitar 15,49 persen itu tak lepas dari dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Agam pada akhir 2025.
“Total 141.509 orang berkunjung selama libur Lebaran,” kata Kadisparpora Agam, Kasman Zaini, kemarin (13/4).
Lima objek wisata menjadi magnet utama. Kawasan Muaro Mati dan Masjid Sirah di Tanjungmutiara mencatat kunjungan tertinggi dengan 21.394 orang. Disusul Pantai Pasiatiku 17.921 orang.
Tabek Mandi Sikabu di Ampekkoto menarik 11.708 pengunjung, Tirta Sonsang di Tilatangkamang 10.389 orang, dan Tambunai Waterpark di Sungaipua 7.433 orang.
Data ini dihimpun dari pengelola objek wisata dan baru rampung beberapa hari terakhir. Wisatawan tak hanya datang dari dalam Agam dan Sumatera Barat.
Sejumlah kendaraan tercatat berasal dari Riau, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu hingga Pulau Jawa. “Yang dari Pulau Jawa umumnya perantau yang pulang kampung,” ujarnya.
Meski turun, geliat pariwisata Agam mulai menunjukkan tanda pemulihan. Akses yang sempat terganggu akibat bencana perlahan kembali terbuka, mendorong pergerakan wisatawan. (ptr)
Editor : Adriyanto Syafril