Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pasaman Percepat Transformasi Layanan Kesehatan

Willian. • Sabtu, 9 Mei 2026 | 07:34 WIB
Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati Parulian, Asisten III Roicard, Kepala Dinas Kesehatan dr. Yong Marzuaili, foto bersama dengan jajaran Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta di ruang kerja Bupati Pasaman, Jumat (8/5). (WILIAN/PADEK)
Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati Parulian, Asisten III Roicard, Kepala Dinas Kesehatan dr. Yong Marzuaili, foto bersama dengan jajaran Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta di ruang kerja Bupati Pasaman, Jumat (8/5). (WILIAN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM -  Bupati Pasaman Welly Suhery terus mendorong transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Pasaman. Tidak hanya melalui alokasi APBD dalam Program Universal Health Coverage (UHC) dan layanan kesehatan gratis lewat program Siaga Ambulans Gratis Pasaman (SIGAP), Pemkab Pasaman juga melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari menjawab tantangan zaman dan mendorong transformasi pelayanan publik di sektor kesehatan, khususnya peningkatan layanan rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Welly Suhery, rumah sakit sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus terus bertransformasi dan berinovasi untuk mewujudkan healthcare service yang efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.

Transformasi layanan kesehatan itu mencakup pengembangan sistem informasi kesehatan, perbaikan alur pelayanan, serta peningkatan akses dan kualitas layanan di tengah tantangan kesehatan modern, seperti penyediaan sumber daya manusia dan sarana pendukung fasilitas kesehatan.

“Inovasi dalam pelayanan publik menjadi kunci untuk memastikan setiap individu mendapatkan layanan kesehatan yang optimal, profesional, dan berkualitas sesuai perkembangan zaman,” ujar Welly.

Sebagai tindak lanjut dari upaya tersebut, Bupati Welly Suhery menggelar pertemuan dengan pihak Rumah Sakit Otak (RSOMH) M. Hatta Bukittinggi di ruang kerja Bupati Pasaman, Lubuk Sikaping, Jumat (8/5).

Pertemuan itu membahas sejumlah peluang kerja sama strategis di bidang pelayanan kesehatan, mulai dari peningkatan sistem rujukan pasien, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, hingga program edukasi kesehatan bagi masyarakat Pasaman.

Program edukasi kesehatan dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit, khususnya penyakit saraf dan gangguan kesehatan otak yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Layanan Operasional RSOMH Bukittinggi, Hilda Roza, menyebut Kabupaten Pasaman menjadi salah satu dari tiga daerah terbesar yang merujuk pasien ke RSOMH.

“Tingginya angka rujukan tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan layanan kesehatan spesialis masyarakat Pasaman. Atas dasar itu, kami berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman,” ujar Hilda.

 

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya dalam pelayanan rujukan pasien, tetapi juga mencakup pengembangan berbagai program kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Welly Suhery menyambut baik dan mengapresiasi kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Pemkab Pasaman dan RSOMH Bukittinggi. Menurut Welly, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Pasaman.

“Pemerintah Kabupaten Pasaman sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar dan menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Karena itu, sinergi dengan rumah sakit rujukan seperti RSOMH Bukittinggi harus terus diperkuat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Pemkab Pasaman tidak ingin masyarakat mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses layanan kesehatan, terutama layanan spesialis yang belum sepenuhnya tersedia di daerah.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas rujukan pasien, tetapi juga mencakup transfer pengetahuan, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat. Dengan begitu, manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas oleh masyarakat Pasaman,” tambahnya.

Bupati Welly berharap hubungan antara Pemkab Pasaman dan RSOMH Bukittinggi semakin erat dan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, serta berkualitas bagi masyarakat. (wni)

Editor : Adriyanto Syafril
#layanan kesehatan #kabupaten pasaman