Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Yota Balad: FLS3N jadi Panggung Generasi Muda

ZikriNiati ZN • Selasa, 19 Mei 2026 | 06:44 WIB
Wali Kota Pariaman Yota Balad membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP Kota Pariaman Tahun 2026 di Aula Balai Kota Pariaman, Senin (18/5). (DOK PEMKO PARIAMAN)
Wali Kota Pariaman Yota Balad membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP Kota Pariaman Tahun 2026 di Aula Balai Kota Pariaman, Senin (18/5). (DOK PEMKO PARIAMAN)

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota Pariaman menegaskan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui seni dan budaya.

Komitmen itu diwujudkan melalui pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD dan SMP tingkat Kota Pariaman Tahun 2026 yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di Aula Pertemuan Balaikota Pariaman, Senin (18/5).

Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ruang strategis bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat, imajinasi, serta karakter seni secara positif.

“FLS3N adalah panggung terbaik bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat, imajinasi, dan karakter seni secara positif,” ujar Yota Balad.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pariaman terus berkomitmen mendukung manajemen talenta nasional di bidang seni dan sastra agar potensi yang dimiliki peserta didik mendapat ruang apresiasi yang tepat. “Kami ingin memastikan bakat-bakat luar biasa yang dimiliki anak-anak kita mendapatkan ruang apresiasi agar terus tumbuh dan berkembang,” katanya.

Kepada seluruh peserta, Yota Balad juga berpesan agar menampilkan kreativitas tanpa batas dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan nilai kejujuran.
“Menang atau kalah adalah hal biasa, namun proses berkarya dan semangat sportivitas adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Ia berharap FLS3N menjadi momentum bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sehingga mampu mewakili Kota Pariaman ke tingkat lebih tinggi hingga mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Pariaman, Hertati Taher, mengatakan FLS3N tahun ini digelar selama dua hari, 18–19 Mei 2026, di Aula Balaikota Pariaman dan SMPN 4 Pariaman.

Untuk jenjang SD, terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni gambar bercerita, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari.

Adapun pada jenjang SMP, cabang lomba yang dipertandingkan meliputi ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel campuran tiga alat musik, dan tari kreasi.

“Jumlah peserta jenjang SD sebanyak 83 orang untuk tujuh cabang lomba, sedangkan jenjang SMP diikuti 76 peserta untuk delapan cabang lomba,” jelas Hertati.
Ia juga menyebutkan dewan juri berasal dari kalangan pekerja seni, akademisi, dan pengajar seni dari Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, serta Kota Padang.

Secara keseluruhan, jumlah dewan juri untuk jenjang SD dan SMP sebanyak 23 orang dengan masing-masing cabang lomba dinilai tiga juri sesuai ketentuan perlombaan. (nia)

Editor : Adriyanto Syafril
#FLS3N Kota Pariaman #festival seni siswa #Yota Balad #Disdikpora Pariaman