PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota Payakumbuh mendukung program swasembada pangan nasional melalui gerakan tanam padi serentak seluas 50 ribu hektare di lahan optimalisasi nonrawa yang dilaksanakan secara nasional, Jumat (22/5).
Untuk wilayah Sumatera Barat, kegiatan dipusatkan di kawasan persawahan Gadih Angik, Kelurahan Kapalo Koto Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, dengan luas tanam mencapai 7,25 hektare.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan, program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Harapan kita, Payakumbuh dapat menjadi salah satu lumbung pangan yang mampu mendukung kebutuhan daerah maupun nasional,” ujar Elzadaswarman.
Ia menegaskan, petani memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat. Karena itu, Pemko Payakumbuh berkomitmen terus memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, pendampingan kelompok tani, hingga penguatan akses pemasaran hasil pertanian.
Selain itu, masyarakat juga diajak memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah untuk menanam komoditas pangan produktif guna mendukung ketahanan pangan keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Nila Misna mengatakan, pada 2026 Payakumbuh memperoleh alokasi program optimalisasi lahan pertanian seluas 1.000 hektare dari Kementerian Pertanian RI.
Program tersebut juga didukung bantuan pembangunan jalan usaha tani, rehabilitasi jaringan irigasi, hingga irigasi perpompaan dengan total anggaran sekitar Rp9,4 miliar dari pemerintah pusat. Kegiatan tanam padi serentak itu turut dihadiri unsur Kementerian Pertanian RI, pemerintah provinsi, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. (rid)
Editor : Adriyanto Syafril