Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Puluhan Generasi Muda Belajar Bakaba di Solok

Dila Kartika Sari • Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:45 WIB
Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, menghadiri Workshop Olah Tubuh dan Keaktoran bertajuk “Baka dan Tutua Bakaba” di Aula SMP Negeri 4 Kota Solok, Jumat (22/5). (DOK PEMKO SOLOK)
Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, menghadiri Workshop Olah Tubuh dan Keaktoran bertajuk “Baka dan Tutua Bakaba” di Aula SMP Negeri 4 Kota Solok, Jumat (22/5). (DOK PEMKO SOLOK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Sekitar 50 peserta muda mengikuti Workshop Olah Tubuh dan Keaktoran dalam Pelatihan Dasar Pertunjukan Seni Budaya Minangkabau bertajuk “Baka dan Tutua Bakaba” di Aula SMP Negeri 4 Kota Solok, Jumat (22/5).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Zona Cakrawala Solok atas inisiatif penyelenggaraan pelatihan seni tradisional tersebut.

Menurut Suryadi Nurdal, kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam upaya melestarikan warisan budaya Minangkabau. Ia menegaskan, generasi muda perlu dilibatkan secara aktif dalam proses revitalisasi budaya daerah.

“Di era digital seperti saat ini, tradisi Bakaba dan Tutua Bakaba menghadapi tantangan besar untuk tetap lestari. Oleh karena itu, kami sangat mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang mampu menjadi jembatan antara nilai-nilai budaya tradisional dengan semangat generasi kontemporer,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa seni budaya tradisional bukan sekadar bagian dari sejarah, melainkan fondasi identitas dan jati diri masyarakat Kota Solok yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber dan mentor berpengalaman di bidang seni pertunjukan Minangkabau. Para peserta mendapatkan kesempatan mendalami teknik olah tubuh, keaktoran, serta berbagai aspek penting dalam seni pertunjukan tradisional.

Beragam materi disampaikan dalam pelatihan ini, mulai dari teknik dasar olah tubuh, ekspresi mimik dan gestur, hingga pendalaman karakter dalam pertunjukan tradisional Minangkabau.

Peserta juga diperkenalkan pada nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam seni Bakaba dan Tutua Bakaba, seperti simbolisme gerak, irama musik, serta makna adat yang melatarbelakangi setiap pertunjukan.

Selain sesi pemaparan materi, workshop turut diisi dengan praktik langsung di panggung, latihan kelompok, serta diskusi dan tanya jawab bersama para mentor. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka mengikuti setiap sesi, bahkan hingga melanjutkan diskusi di luar jadwal kegiatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang kreatif, kompeten, dan berdedikasi sebagai pelaku sekaligus pelestari budaya daerah di Kota Solok. (cr8)

Editor : Adriyanto Syafril
#pemko solok