Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Limbah Uang Kertas Disulap jadi Energi, PLN IP Teluksirih Gandeng BI Sumbar

Adriyanto Syafril • Jumat, 5 Juni 2026 | 08:12 WIB
PLS Manager PT PLN Indonesia Power UBP Teluksirih Herowiko Thama Nurahman bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat M. Abdul Majid Ikram berfoto usai menandatangani Surat Perjanjian Kerja Sama pemanfaatan LRUK, Selasa (3/6). (DOK PLN)
PLS Manager PT PLN Indonesia Power UBP Teluksirih Herowiko Thama Nurahman bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat M. Abdul Majid Ikram berfoto usai menandatangani Surat Perjanjian Kerja Sama pemanfaatan LRUK, Selasa (3/6). (DOK PLN)

PADEK.JAWAPOS.COM - PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Teluk Sirih menggandeng Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Barat memanfaatkan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) sebagai bahan bakar pendamping (cofiring) biomassa di PLTU Teluk Sirih. Kolaborasi ini menjadi langkah inovatif dalam pengelolaan limbah sekaligus mendukung percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama dalam rangkaian kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Selasa (3/6).

 Melalui kesepakatan itu, LRUK yang berasal dari uang kertas tidak layak edar dan telah dihancurkan akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk mendukung operasional pembangkit listrik yang lebih ramah lingkungan.

Program ini merupakan tindak lanjut dari kesepahaman yang sebelumnya telah dibangun antara PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih dan BI Sumbar. Selain menjadi solusi pengelolaan limbah yang berkelanjutan, pemanfaatan LRUK juga diharapkan mampu berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon dari sektor pembangkitan listrik.

PLS Manager PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih, Herowiko Thama Nurahman, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemanfaatan energi bersih di sektor ketenagalistrikan.

“Kerja sama dengan Bank Indonesia ini merupakan wujud nyata sinergi antarinstansi dalam menghadirkan solusi lingkungan yang berkelanjutan. Pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas sebagai bahan bakar cofiring biomassa menjadi langkah inovatif untuk menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan porsi energi bersih dalam operasional pembangkit,” ujarnya.

Menurut Herowiko, implementasi cofiring berbahan bakar LRUK tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan di Sumatera Barat.

Metode cofiring sendiri merupakan teknologi yang mengombinasikan penggunaan batu bara dengan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dalam proporsi tertentu. Melalui pemanfaatan LRUK, PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih dapat mengurangi konsumsi bahan bakar fosil sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular melalui pengelolaan limbah yang memiliki nilai guna.

PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih optimistis sinergi dengan BI Sumbar dapat memperkuat pengembangan energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan di masa mendatang. (rel)

Editor : Adriyanto Syafril
#bank indonesia #pln