PADEK.JAWAPOS.COM -- Sebanyak 200 anak ditargetkan mengikuti kegiatan sunat massal yang akan digelar Persatuan Putra Putri Angkatan Udara Pengurus Daerah Sumatera Barat (PPPAU PD Sumbar) di Pesantren Nurul Yaqin Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, pada 28 Juni 2026 mendatang.
Rencana kegiatan sosial itu dibahas dalam audiensi PPPAU PD Sumbar dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Agam Mhd Lutfi AR di Kantor Bupati Agam, Rabu (10/6).
Ketua PPPAU PD Sumbar Lexi Y. Leatemia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian organisasi kepada masyarakat sekaligus upaya membantu keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan bagi anak-anak mereka.
Menurutnya, peserta yang akan mengikuti sunat massal berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Agam dan sekitarnya, dengan fokus utama Kecamatan Lubukbasung. “Kami menargetkan 200 peserta. Saat ini panitia masih melakukan pendataan dan persiapan agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Sekkab Agam Mhd Lutfi AR menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program sosial seperti sunat massal sangat membantu masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Ia menilai kegiatan itu tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi PPPAU PD Sumbar yang memilih Kabupaten Agam sebagai lokasi kegiatan. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” kata Lutfi.
Ia juga meminta panitia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar seluruh tahapan kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.
Sementara itu, panitia terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan akhir Juni mendatang, termasuk pendataan peserta dan kebutuhan teknis di lokasi kegiatan.
Dengan target 200 peserta, kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk pelayanan sosial yang mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah. (ptr)
Editor : Adriyanto Syafril