Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

ODGJ Diusulkan Rehabilitasi hingga Pendampingan

Putra Susanto • Jumat, 17 Juli 2026 | 08:35 WIB
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Agam Hasneril menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada Aditya saat mengunjungi kediamannya, Selasa (14/7). DINSOS AGAM)
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Agam Hasneril menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada Aditya saat mengunjungi kediamannya, Selasa (14/7). DINSOS AGAM)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kabupaten Agam memastikan pelayanan sosial tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Warga yang mengalami gangguan jiwa, lansia terlantar, hingga penyandang disabilitas dipastikan mendapat pendampingan langsung agar tidak terabaikan.

Komitmen itu kembali ditunjukkan Dinas Sosial Agam dengan mengunjungi rumah Aditya, warga yang mengalami gangguan jiwa, Selasa (14/7). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan korban berjalan, sekaligus memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada keluarga.

Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi mengatakan langkah itu merupakan tindak lanjut arahan Bupati Agam Benni Warlis agar pelayanan sosial lebih menyentuh masyarakat dan tidak sebatas administrasi.

“Pak Bupati meminta kami hadir langsung di tengah masyarakat. Tidak hanya memberikan bantuan, tetapi memastikan warga yang mengalami persoalan sosial benar-benar mendapatkan pendampingan sampai memperoleh layanan yang dibutuhkan,” katanya.

Menurutnya, Aditya telah diusulkan mengikuti rehabilitasi di Yayasan Pelita Jiwa Insani (IPWL). Saat ini pemerintah daerah masih menunggu jadwal pemanggilan dari lembaga rehabilitasi tersebut karena pelayanan dilakukan secara bertahap sesuai antrean.

Selain mengawal proses rehabilitasi, Dinas Sosial melalui Bidang Rehabilitasi Sosial juga menyerahkan bantuan pangan kepada keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ibunda Aditya, Farida, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Ia berharap putranya dapat segera memperoleh penanganan sehingga kembali sehat.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Agam dan Dinas Sosial yang sudah datang ke rumah kami. Semoga anak kami bisa sembuh dan kembali menjalani kehidupan se­perti dulu,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Agam Benni Warlis menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir bagi masyarakat yang berada dalam kondisi paling rentan.

Menurutnya, pelayanan sosial merupakan bentuk penghormatan terhadap martabat manusia. Karena itu, penanganan ODGJ, lansia terlantar, dan penyandang disabilitas akan terus menjadi perhatian melalui pendampingan yang berkelanjutan.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu merangkul masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan,” tegas Benni.

Ia menambahkan, tidak boleh ada warga Agam yang merasa ditinggalkan hanya karena hidup dalam keterbatasan. Pemerintah, katanya, akan terus memastikan pelayanan sosial menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (ptr)

Editor : Adriyanto Syafril
Dinsos Agam pemkab agam