Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

5 Kuliner Khas Imlek Pembawa Hoki: dari Kue Keranjang hingga Yee Sang

Randi Zulfahli • Selasa, 28 Januari 2025 | 10:21 WIB

Hidangan ikonik imlek
Hidangan ikonik imlek
PADEK.JAWAPOS.COM—Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, berbagai hidangan tradisional khas perayaan ini mulai bermunculan di berbagai tempat.

Bagi para pecinta kuliner yang ingin merasakan sensasi kuliner autentik sembari menghadirkan keberuntungan, terdapat beberapa hidangan yang memiliki makna mendalam dalam tradisi perayaan Imlek.

Setiap hidangan dalam perayaan Imlek tidak sekadar memanjakan lidah, tetapi juga mengandung filosofi dan harapan akan keberuntungan di tahun yang akan datang.

Dikutip dari laman Kemenpar RI, Selasa (28/1/2025) berikut ini ada lima hidangan khas Imlek yang dipercaya dapat membawa hoki atau keberuntungan.

Pertama, kue keranjang atau Nin Gao yang menjadi hidangan ikonik dalam perayaan Imlek. Hidangan berbahan dasar ketan ini memiliki tekstur kenyal dengan cita rasa manis yang khas.

Keunikannya terletak pada cara penyajiannya yang bertumpuk, melambangkan harapan akan pencapaian dan keberuntungan yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Selanjutnya, kue bulan yang terkenal dengan bentuknya yang bulat sempurna dan hiasan aksara mandarin di permukaannya.

Hidangan dengan isian pasta kacang merah ini melambangkan keutuhan dan kesempurnaan, seperti bentuk bulan purnama.

Masyarakat Tionghoa meyakini bahwa mengonsumsi kue bulan dapat mendatangkan rezeki yang menyempurnakan kehidupan sepanjang tahun.

Tidak kalah pentingnya adalah kue ku yang bentuknya menyerupai tempurung kura-kura. Kue berbahan dasar ketan dengan isian kacang hijau ini identik dengan warna merah yang dalam tradisi Tionghoa melambangkan keberuntungan.

Disajikan di atas daun pisang, kue ku dipercaya dapat mendatangkan keberkahan yang melimpah bagi yang menyantapnya.

Jeruk menjadi buah yang tidak pernah absen dalam perayaan Imlek. Disajikan lengkap dengan batang dan daunnya, jeruk berukuran kecil ini memiliki warna jingga yang melambangkan harapan akan masa depan cerah dan penuh keberuntungan. Selain itu, buah ini juga diyakini sebagai simbol kemakmuran.

Hidangan terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah Yee Sang atau Yusheng. Salad sayuran yang terdiri dari irisan wortel, lobak, dan mentimun ini dicampur dengan potongan ikan salmon segar.

Ditambah dengan taburan kulit pangsit goreng, kacang tanah, dan saus wijen yang memperkaya cita rasanya.

Yang menarik, Yee Sang memiliki cara penyajian unik dimana para penikmatnya harus berdiri melingkari meja makan.

Hidangan ini diambil menggunakan sumpit dan diangkat tinggi-tinggi, melambangkan harapan akan kesuksesan yang semakin meningkat di masa mendatang.

Setiap hidangan dalam perayaan Imlek membawa makna dan filosofi tersendiri yang memperkaya nilai budaya Tionghoa.

Bagi pecinta kuliner yang ingin merayakan Imlek, kelima hidangan ini tidak hanya menawarkan pengalaman kuliner yang menarik tetapi juga kesempatan untuk mengenal lebih dalam makna di balik setiap hidangan tradisional tersebut. (*)

Ket Foto: Kue keranjang (Kemenparekraf)

Editor : Hendra Efison
#kue keranjang #Hidangan Ikonik #imlek