Pink Full Moon atau purnama merah muda akan terjadi setelah puncak iluminasi pada pukul 8:22 malam EDT atau Minggu, 13 April 2025, pukul 00:22 GMT.
Nama pink berasal dari mekarnya bunga liar asli Amerika Utara di awal musim semi, dikenal dengan Phlox subulata. Bunga ini, yang sering disebut "lumut merah muda", mulai bermekaran awal musim semi sekitar bulan purnama di bulan April ini.
Pink Full Moon tahun ini juga merupakan micromoon, karena terjadi saat bulan berada di titik terjauh dari Bumi dalam orbitnya (apogee). Hal Ini membuat bulan tampak lebih kecil dan sedikit lebih redup dibandingkan purnama biasa.
Sebagai perbandingan, Supermoon tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang. Sedangkan Micromoon tampak bulan 5-7% lebih kecil dan 12-14% lebih redup.
Bulan akan berada di konstelasi Virgo, dekat dengan bintang terang Spica. Di beberapa wilayah seperti Amerika Selatan dan Afrika Selatan, bulan akan sementara menutupi Spica dalam fenomena yang disebut okultasi.
Dalam kalender Kristen, Pink Moon juga dikenal sebagai paschal Full Moon yang menentukan tanggal Paskah. Paskah tahun 2025 akan jatuh pada 20 April yaitu minggu pertama setelah purnama ini.
Waktu terbaik untuk melihatnya adalah saat bulan mulai terbit di cakrawala timur sekitar waktu matahari terbenam. Lokasi terbaik adalah tempat yang jauh dari polusi cahaya, seperti perbukitan atau pedesaan.
Gunakan tripod dan lensa telefoto untuk menangkap detail bulan dengan lebih jelas. Pink Full Moon tahun ini akan menjadi pemandangan yang indah dan penuh makna.(*)
Editor : Hendra Efison