Aktivitas ini menjadi pemandangan rutin ketika air laut pasang, diiringi semilir angin sore dan suara ombak.
Salah satu pemancing, Anton Afriadi (36), seorang pengemudi ojek daring, menyebut memancing sudah menjadi hobinya sejak kecil.
Ia menjelaskan, waktu terbaik memancing ditentukan oleh kondisi pasang surut dan cuaca.
“Jenis ikan yang sering didapat antara lain belanak, kembung, kuwe, baronang, dan kakap kecil. Biasanya kami menggunakan udang hidup atau ikan kecil sebagai umpan,” katanya, Minggu (2/11/2025).
Menurut Anton, kegiatan memancing bukan sekadar mencari ikan, tetapi juga melatih kesabaran.
Ia menambahkan, hasil tangkapan tidak selalu menjadi tujuan utama, melainkan sensasi ketika umpan disambar ikan.
Sementara itu, Sata Prima (22), seorang mahasiswa yang juga memancing di lokasi yang sama, menilai kegiatan ini sebagai sarana melepas stres setelah aktivitas perkuliahan.
“Biasanya saya ke sini sore hari untuk menenangkan pikiran. Walaupun kadang tidak dapat ikan, tapi rasanya lebih tenang setelah pulang,” ujarnya.
Bagi sebagian warga, memancing kini bukan hanya sekadar hobi, melainkan cara menjaga keseimbangan di tengah rutinitas.
Suara ombak dan hembusan angin laut menjadi pengiring bagi mereka yang mencari ketenangan di ujung kail.(cr6)
Editor : Hendra Efison