Langkah ini menandai perluasan terbaru strategi AI Google setelah sebelumnya mengintegrasikan Gemini ke Gmail, Maps, dan YouTube.
Menurut laporan 9to5Google, sejumlah pengguna Android Auto versi 15.6 dan 15.7 telah mendapatkan akses ke Gemini melalui pembaruan server-side.
Peluncuran ini masih bersifat terbatas dan hanya tersedia bagi pengguna yang tergabung dalam program beta Android Auto.
Beberapa pengguna juga melaporkan munculnya pengaturan baru yang memungkinkan pembagian lokasi akurat dengan Gemini.
Fitur ini disebut dapat meningkatkan konteks dan ketepatan respons AI selama berkendara.
Gemini dirancang untuk menggantikan Google Assistant secara penuh di Android Auto.
Dengan kemampuan pemrosesan bahasa alami yang lebih baik, Gemini menawarkan interaksi yang lebih cepat, akurat, dan kontekstual.
Pengguna tetap dapat mengirim pesan, memutar musik, mengakses navigasi, dan mengontrol perangkat pintar melalui integrasi dengan Google Maps, Google Home, dan Keep.
Keunggulan utama Gemini terletak pada fitur lintas aplikasi (extensions) yang memungkinkan AI menjalankan perintah kompleks dengan memahami konteks dari berbagai layanan Google secara bersamaan.
Selain itu, Gemini di Android Auto membawa fitur baru seperti penerjemahan pesan otomatis dan Gemini Live.
Fitur terakhir memungkinkan pengguna berbicara langsung dengan AI melalui perintah “let’s talk”.
Untuk menjaga keselamatan, Gemini versi ini dirancang memberikan jawaban singkat agar pengemudi tetap fokus di jalan.
Google menyatakan bahwa peluncuran Gemini di Android Auto masih dalam tahap uji coba global.
Jika berjalan lancar, pembaruan akan dirilis secara luas dalam beberapa minggu ke depan.
Integrasi ini menandai era baru asisten digital di kendaraan, menghadirkan AI yang lebih cerdas dan responsif tanpa mengganggu konsentrasi pengemudi.
Langkah tersebut juga memperkuat ambisi Google menjadikan Gemini sebagai pusat kendali utama di seluruh ekosistem perangkatnya.(CC6)
Editor : Hendra Efison