Dikutip dari laman resmi Kementerian Pariwisata (kemenpar.go.id) pada Kamis (8/1/2026), perayaan ini bukan sekadar seremoni keagamaan atau budaya, melainkan juga pesta kuliner.
Banyak hidangan khas yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga sarat akan makna simbolis. Bagi Anda yang sedang merencanakan agenda saat libur Imlek, berikut adalah 5 kuliner Imlek yang wajib dicoba karena dipercaya membawa hoki alias keberuntungan.
- Kue Keranjang (Nian Gao)
Hidangan pertama yang menjadi ikon utama adalah kue keranjang atau yang secara tradisional disebut Nian Gao. Terbuat dari tepung ketan dengan tekstur kenyal dan rasa manis yang dominan, kue ini memiliki filosofi mendalam.
Biasanya, kue keranjang disusun bertumpuk ke atas. Susunan ini melambangkan harapan akan peningkatan pencapaian serta keberuntungan yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
- Kue Bulan
Kue Bulan merupakan sajian yang sangat familiar bagi masyarakat umum. Identik dengan bentuk bulat sempurna dan ukiran aksara Mandarin yang artistik pada permukaannya, kue ini biasanya berisi pasta kacang merah yang manis.
Dalam tradisi Tionghoa, bentuk bulat kue ini merepresentasikan keutuhan dan kesempurnaan. Menyantap kue bulan saat perayaan Imlek diharapkan dapat membawa kesempurnaan dalam rezeki sepanjang tahun bagi siapa saja yang menikmatinya.
- Kue Ku
Masih dalam kategori kudapan manis, Kue Ku hadir dengan tampilan yang mencolok. Berwarna merah menyala warna yang dalam budaya Tionghoa melambangkan keberuntungan kue ini dicetak menyerupai tempurung kura-kura.
Berbahan dasar ketan dengan isian kacang hijau, Kue Ku disajikan di atas daun pisang. Simbol kura-kura pada kue ini diharapkan membawa berkah yang melimpah dan umur panjang bagi mereka yang menyantapnya.
- Buah Jeruk
Tidak lengkap rasanya meja makan tanpa kehadiran buah jeruk. Dalam perayaan Imlek, jeruk yang disajikan biasanya berukuran kecil dan masih memiliki batang serta daun yang utuh. Warna jingga keemasan pada kulit jeruk dianggap sebagai representasi masa depan yang cerah dan kemakmuran. Kehadiran jeruk di tengah keluarga saat libur Imlek menjadi simbol harapan akan datangnya keberuntungan yang terus bertumbuh.
- Yee Sang (Yusheng)
Terakhir adalah Yee Sang, sebuah hidangan salad segar yang terdiri dari irisan sayuran seperti lobak, wortel, dan mentimun, yang dipadukan dengan potongan ikan segar, umumnya salmon. Hidangan ini semakin lengkap dengan taburan kacang tanah, kulit pangsit goreng, dan saus wijen.
Keunikan Yee Sang terletak pada cara menyantapnya. Para anggota keluarga akan berdiri melingkar dan mengangkat bahan-bahan salad tinggi-tinggi menggunakan sumpit. Tradisi ini dikenal sebagai simbol doa agar kesuksesan hidup di masa depan juga semakin menjulang tinggi.
Keanekaragaman kuliner Imlek ini menawarkan pengalaman rasa sekaligus harapan baru bagi masyarakat yang merayakannya. Menentukan pilihan kuliner saat libur Imlek memang menarik, namun yang terpenting adalah makna kebersamaan dan doa baik yang menyertainya. (CC1)
Editor : Adetio Purtama